Tajam News

Pemkab Demak Sampaikan Tema Pembangunan 2027 Pada Pembahasan KUA-PPAS Bersama DPRD Demak

Demak, media tajam. Com-Pemerintah Kabupaten Demak pada Jumat 17-07-2026 menyerahkan Rancangan KUA-PPAS APBD Tahun Anggaran 2027 kepada DPRD Demak dalam Rapat Paripurna ke-21 Masa Sidang II Tahun 2026.

Rancangan Kebijakan Umum Anggaran Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD Tahun 2027 disusun berdasarkan dokumen RKPD Pemkab Demak yang nantinya digunakan sebagai dasar pembahasan APBD,serta untuk memastikan alokasi APBD Tahun Anggaran 2027 selaras dengan pelaksanaan RPJMD 2025-2029 yang menjadi visi misi Bupati Demak Eistianah.

Wakil Bupati Demak KH Muhammad Badruddin dalam pidatonya mewakili Bupati Eistianah mengatakan tema pembangunan Kabupaten Demak pada tahun 2027 adalah menguatkan sektor unggulan daerah sebagai tulang punggung pertumbuhan ekonomi.rancangan program pembangunan tersebut telah berpedoman pada RPJMD dan memperhatikan kebijakan di tingkat provinsi maupun pusat, Yakni :

1.penguatan daya saing produk unggulan daerah berbasis teknologi,riset dan

Inovasi serta ramah lingkungan. 2.peningkatan penyediaan infrastruktur pendukung perekonomian.

3.penguatan ikm dan umkm berbasis potensi lokal.

4.peningkatan kapasitas dan kompetensi sumber daya manusia terutama yang bergerak di sektor pertanian,perikanan, UMKM,industri dan pariwisata.

5.fasilitasi perluasan akses pasar kemitraan modal atau pembiayaan inovatif kemasan standar produk dan manajemen usaha.

6.penguatan koperasi sebagai konsolidator UMKM.

7. pengembangan citra dan karakter kota untuk meningkatkan daya tarik pariwisata.

8 . mendorong pariwisata berkelanjutan serta multiplayer effect.

9. Peningkatan kualitas even dan destinasi wisata dengan perbaikan sarana prasarana dan pemenuhan konektivitas antar destinasi wisata.

10. pengembangan dan penguatan jejaring komunitas kreatif.

11. pengembangan pertanian dan perikanan yang ramah lingkungan.

12. korporasi pertanian dan perikanan melalui perluasan kelembagaan ekonomi petani atau nelayan yang berbadan hukum dan sinergis dengan pembiayaan dan badan usaha lainnya.

13. mendorong investasi dengan menciptakan iklim investasi yang kondusif.

14. pengembangan ekonomi syariah melalui sertifikasi halal.

Badruddin juga mengatakan pada rancangan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2027, pendapatan daerah diperkirakan sebesar Rp2,354 triliun, yang terdiri atas Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp692,55 miliar dan pendapatan transfer sebesar Rp1,662 triliun.

Sementara untuk belanja daerah direncanakan sebesar Rp2,464 triliun, yang terdiri atas belanja operasi sebesar Rp1,920 triliun, belanja modal Rp181,36 miliar, belanja tidak terduga Rp5 miliar, serta belanja transfer Rp358,17 miliar.

” terhadap pendapatan transfer yang tercantum merupakan angka nominal yang masih bersifat estimasi, hal ini dikarenakan belum ada informasi resmi terkait pendapatan transfer dari pemerintah pusat dan pemerintah provinsi jawa tengah, nantinya jika informasi resmi tersebut sudah ada maka akan kita lakukan penyesuaian dan kami informasikan kepada DPRD dalam pembahasan selanjutnya ” kata Wabup Demak dalam pidatonya.**GUH