Tajam News

Dibiayai PT Semen Indonesia, Kemenristek Dikti Resmikan AKSI Di Rembang.

REMBANG,MediaTajam.Com _ Jajaran Direksi PT Semen Indonesia Persero (tbk) meresmikan Akademi Komunitas Semen Indonesia (AKSI ) di area Kantor Dinas Penanaman Modal, Perijinan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (DPMPTSPNAKER) Kabupaten Rembang Jl. Pemuda KM 3 Rembang Kamis (4 Mei 2017)

Hadir dalam kegitan peresmian dalam rangka memperjngati Hari Pendidikan Nasional tersebut, Direktur Jenderal Kelembagaan Iptek dan Dikti Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi RI , Komisaris Utama PT Semen Indonesia, Sutiyoso beserta Direktur SDM dan Hukum PT Semen Indonesia dan Forkopimda setempat.

Direktur SDM dan Hukum Semen Indonesia, Agung Yunanto dalam sambutannya mengatakan melalui Semen Indonesia Foundation, Semen Indonesia telah mendirikan vokasi D2 Akademi Komunitas Semen Indonesia (AKSI).
“AKSI telah berdiri di Gresik tahun 2013 dan hari ini kamk meresmikan AKSI di Rembang dan Pidie, Aceh”terangnya

Dikatakan Agung Yunanto, AKSI di Rembang ini didirikan untuk mempersiapkan tenagakerja yang memiliki keterampilan dan keahlian terapan yang siap langsung diterjunkan kedunia kerja.

AKSI Rembang memiliki 3 prodi pendidikan yakni: Teknik Operasi Mesin danPeralatan Industri, Teknik Perawatan Mesin Industri, dan Otomasi Perkantoran. Setiap prodiditargetkan memiliki 30 mahasiswa dan memulai proses belajar pada September tahun ini.

Lebih lanjut, Agung Yunanto mengatakan bahwa AKSI memiliki keunggulan tersendiridibanding lembaga vokasi lainnya, yakni laboratorium berupa pabrik semen yang dapatdigunakan sebagai tempat praktek mahasiswa. AKSI juga telah bekerjasama dengan 15perusahaan dibawah naungan PT Semen Indonesia (Persero) Tbk sebagai tempat praktekkerja lapangan para mahasiswa.

“Kehadiran AKSI mendapat sambutan positif dari dunia industri. Seperti di Gresik, banyakperusahaan yang telah siap mempekerjakan mahasiswa AKSI jika kelak mereka lulus.Sebagai wujud tanggung jawab perusahaan terhadap dunia pendidikan nasional, AKSInantinya akan didirikan di tempat pabrik kami beroperasi lainnya, seperti di Kupang, NusaTenggara Timur,” ujar Agung Yunanto

Direktur Jendaral Kelembagaan IPTEK DIKTI Patdono Suwignjo mewakili Kementerian RisetTeknologi dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia mengapresiasi didirikannya sekolahvokasi AKSI oleh Semen Indonesia.

“Setiap tahun lulusan siswa Sekolah Menengah Atas(SMA) di Indonesia mencapai 2 juta, namun hanya ada 250-300 ribu yang dapat diterima diperguruan tinggi negeri dan sisanya di perguruan tinggi swasta.
Kontribusi negara dalam penerimaan siswa di perguruan tinggi negeri hanya 31 persensisanya perguruan tinggi swasta, sehingga pemerintah sangat terbantu dengan adanya AKSI Ini,”jelasnya

Menurut Patdono , sejak tahun 2013 pemerintah telah menerbitkan 90 ijin pendiriansekolah vokasi. Namun, hingga saat ini haya 50 sekolah yang berjalan, satu diantaranyaAKSI. “Lainnya tidak bisa berjalan karena tidak memiliki kerjasama dengan dunia industri”imbuhnya

“Semen Indonesia merupakan perusahaan yang peduli terhadap dunia pendidikan nasional,terbukti di setiap daerah beroperasi perusahaan selalu mendirikan lembaga pendidikan baikitu PAUD, SD, SMP, SMA hingga perguruan tinggi dengan mutu jauh lebih baik dibandinglembaga pendidikan swasta lainnya. Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan TinggiRepublik Indonesia mengapresiasi hal tersebut,” pungkasnya.*Hasan