Peristiwa

Antisipasi Aksi Penipuan, Bupati Rembang Himbau Ribuan Calon Perangkat Desa

REMBANG,Mediatajam.Com _ Bupati Rembang H Abdul Hafidz menghimbau kepada seluruh calon Perangkat Desa yang dalam waktu dekat ini mengikuti tes penerimaan perangkat desa agar tak percaya Iming – Iming apapun dari oknum – oknum tak bertanggung Jawab yang berjanji bakal meloloskan calon yang membayar dengan uang .

Himbauan itu disampaikan Bupati Rembang saat menggelar jumpa pers di ruang kerjanya Selasa (28 November 2017)
Berdasarkan data yang didapat sebanyak 232 Desa se Kabupaten Rembang membuka seleksi untuk pengisian perangkat desa.

Dari total seluruh desa penyelenggara seleksi perangkat Desa sebanyak 178 Desa diantaranya menggandeng pihak ketiga dari perguruan tinggi dengan rincian 90 Desa bekerjasama dengan Universitas Negeri Semarang (Unnes) sedang 88 Desa dengan Universitas Diponegoro (Undip) untuk sisanya sebanyak 54 Desa menyelenggarakan seleksi dengan pihak ketiga dari lokal, dan beberapa diantaranya memastikan pelaksanaan seleksi dilakukan secara mandiri oleh perangkat Desa sendiri.

Bupati Hafidz menjelaskan bilamana ada seseorang atau oknum yang menawarkan akan bisa meloloskan peserta seleksi perangkat desa, menurutnya bohong belaka dan tidak berdasar.

“Kalau ada oknum yang mengaku punya channel atau penghubung di Universitas Diponegoro (UNDIP) maupun Universitas Negeri Semarang (UNNES) yang diajak kerja sama oleh panitia desa maka itu harus menyangsikan,” katanya.
Sehingga ia berharap kepada seluruh calon perangkat desa tersebut jangan mudah percaya pada iming iming dan hasutan oleh oknum yang tak bertanggung jawab.

“ Saya nggak ingin ada yang ingin memanfaatkan dan mengacaukan suasana, demi kepentingan materi. Pokoknya saya minta jangan ada yang tertipu, “himbaunya .

Di sisi lain ia juga mengutarakan bahwa untuk 55 desa yang menggelar seleksi mandiri, di luar kerja sama dengan Undip dan Unnes, Pemkab Rembang siap melakukan pengawasan.

“Nantinya desa yang menggelar test secara mandiri maka nantinya tim pengawas dari kecamatan akan dikerahkan, supaya jalannya seleksi berlangsung transparan dan mematuhi aturan yang ada,” ungkapnya.

Sementara itu, salah seorang calon perangkat Desa Dresi Kulon Kecamatan Kaliori Wahur mengutarakan bahwa untuk test yang akan diikutinya akan diadakan di UNDIP pada Sabtu (2/12/2017).

“Satu desa saya ada sekitar 28 orang. Nantinya kita berangkat hari Sabtu Pagi ke UNDIP. Untuk testnya sendiri ada test komputer, wawancara dan lainnya,. Yang jelas untuk mekanisme test dan jenis test besok Rabu (29/11/2017) akan dibahas lagi. Namun untuk informasi awal seperti itu dulu” ungkapnya .**Hasan Yahya