REMBANG,Mediatajam. Com – Dua bocah asal Desa Pelawangan Kecamatan Kragan Rembang masing – masing bernama Siti Afifiyah (11 tahun ) anak dari Supadi dan Alif Mohari (6 tahun ) anak dari Musa
diduga akan diculik oleh seorang wanita misterius
Berdasarkan informasi yang dihimpun kejadian itu bermula awalnya, wanita yang hingga kini masih misterius itu menjalankan aksinya dengan cara menyaru sebagai tukang pijat ,kemudian wanita tersebut berpura – pura menanyakan nama dan alamat rumah seseorang dengan alasan akan memijit . Namun , oleh wanita misterius itu bukannya diajak mengantar ke alamat yang dituju tapi justru kedua bocah itu dibawa
Sebelum mengantar kedua bocah itu diiming-imingi akan dibelikan eskrim jika mau menunjukkan alamatnya . Karena itulah kedua bocah itu bersedia menuruti ajakan wanita misterius itu ke Lasem dan Pamotan hingga akhirnya ditinggal di Sedan setelah perhiasan kalung bocah itu diambil.
Kapolsek Kragan, Iptu Setiyanto saat dikonfirmasi wartawan mengungkapkan, Pihaknya mendapat laporan dari keluarga korban sekira pukul 04 .00 sore. Begitu mendapat laporan jajarannya pun langsung mengecek informasi dan menyisir beb, dan mendapati korban sudah berada di Puskesmas Sedan.
”Kami cek info, ternyata diturunkan di Puskesmas Sedan. Ibu-ibu itu ngaku tukang pijet, disuruh nunjukin, malah dibawa kabur dan diturunkan di sana, Di puskesmas Sedan kedua bocah itu ditemukan oleh petugas kebersihan setempat. Namun, kalung seberat 4 kg senilai sekitar Rp 2 juta di leher bocah perempuan itu sudah raib .Kami memastikan tidak ada tindakan penganiayaan terhadap kedua bocah tersebut. “terangnya
Lebih lanjut Kapolsek jelaskan saat ini kedua korban telah pulang dan berkumpul bersama orang tuanya masing-masing.
“Kedua korban tidak mengalami shock, maupun luka-luka. Keduanya kami antar pulang dalam kondisi selamat. Pelaku seorang perempuan tidak dikenal, dengan ciri-ciri tinggi badan 156 sentimeter, perawakan kurus, kulit hitam, hidung mancung, memakai kerudung warna merah,” bebernya
Sementara itu Supadi (40) ayah bocah perempuan itu saat di temui mediatajam.com dikediamannya mengungkapkan awalnya ia sempat panik dan bingung karena usaha pencarianya tak membuahkan hasil .
“Kalau hilangnya sekitar jam 2 siang .Awalnya saya panik bingung , tiba tiba ada saya dapat kabar kalau anak saya telah ditemukan di wilayah Sedan , Alhamdulilah anak dan keponakan saya berhasil ditemukan dalam keadaan sehat mas , keduanya sampai di rumah tadi sekitar jam 6 sore dengan diantar oleh anggota Polsek Kragan kami sekeluarga sangat berterimakasih kepada petugas Puskesmas dan pak Polisi dari Polsek Kragan dan warga masyarakat yang telah membantu .”ungkapnya.(san)








