REMBANG,Mediatajam. Com _ Guna meningkatkan pengetahuan jurnalistik dan desain serta blogger Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kabupaten Rembang menggelar pelatihan berdakwah secara virtual di Gedung NU Rembang, Minggu (8/7/18).
Turut serta dalam kegiatan tersebut puluhan remaja dari seluruh Pimpinan Anak Cabang (PAC) naungan Dalam pelatihan itu ada tiga materi yang disampaikan, diantaranya materi jurnalistik, desain, dan blogging dengan pemateri yang berbeda-beda.
Ketua PC IPNU Rembang, M Faiq Bariqlana mengatakan, khusus pelatihan jurnalistik dan desain, dibagi menjadi dua kelas. Harapannya, agar para kader dalam mengikuti pelatihan dapat fokus. Selanjutnya saat kelas blogging kembali menjadi satu.
“Dari puluhan kader yang ikut, kita bagi, yang tertarik dalam hal jurnalistik kita pisahkan, pelatihannya di lantai 2. Sedangkan yang ikut kelas desain ada di lantai 3. Keduanya terlaksana di waktu yang bersamaan. Setelah selesai, kemudian kumpul lagi jadi satu di lantai 2 ikut kelas blogging semua,” katanya.
Ia berharap, dari kegiatan tersebut dapat menelurkan kader yang melek teknologi. Dengan teknologi yang ada saat ini, menurutnya dapat dimanfaatkan sebagai lahan dakwah para pelajar versi virtual.
“Dakwah yang bisa kita lakukan, sebagai generasi pelajar yang melek teknologi, kita manfaatkan jaringan di media sosial kami. Disanalah kami bisa menyampaikan informasi-informasi. Maka dari itu, penting kaitannya dengan ilmu jurnalistik dan desain art sekaligus blogging,” terang Faiq, sapaan akrabnya.
Adapun pemateri yang dihadirkan dalam kegiatan tersebut, untuk kelas jurnalistik yakni Arif Syaefudin reporter Radio NURFM Rembang, Wijaya owner Whizisme.com sebagai pemateri kelas desain, dan komunitas Blogger Rembang yang memberikan wawasan terkait dunia blog.
“Rencananya kegiatan semacam ini akan kita lakukan secara berkelanjutan. Jangan sampai putus disini, sehingga ada feedbacknya. Yang jurnalis nanti mereka akan kita dorong menulis berita secara rutin, yang desain nanti kaitannya dengan penggunaan medsos di masing-masing anak cabang,” pungkasnya.(Hasan Yahya)




