Tajam News

Kasus Cekcok Berujung Pembakaran, Pelaku AR Akhirnya Ikut Meninggal

REMBANG,Mediatajam.com – Ainur Ronggib (32 tahun) warga dukuh Ngampel Desa Karas Kecamatan Sedan pelaku pembakaran pakaian yang menyebabkan mertuanya meninggal dunia dikabarkan juga meninggal .

Seperti diberitakan sebelumnya peristiwa bermula ,saat itu Ronggib sedang bertengkar dengan istinya bernama Wafikhatus Aslamiah Keduanya terlibat cekcok mulut didalam rumah. Kemudian istrinya pergi keluar rumah. Karena sama-sama tidak dapat menahan diri pertengkaranpun berlanjut diluar rumah meski disaksikan banyak tetangga, termasuk Sarmin ayah kandung Wafikhatus Aslamiah.

Kemudian Ronggib kembali ke dalam rumah mengambil pakaian istrinya dan dibakar di ruang tamu yang berlantai keramik. Melihat hal tersebut Sarmin berusaha meredam amarah menantunya yang sedang membakar pakaian anaknya.

Alih-alih meredam amarah, justru kemarahan Ainur Ronggib semakin memuncak. Sarmin pun berusaha merebut botol bensin sisa ditangan pelaku yang digunakan untuk membakar pakaian istrinya.

Karena masih dalam keadaan emosi perebutan botol bensin antara keduanya terjadi. Karena sama-sama ngotot, tak sengaja bensin sisa dalam botol itu tumpah kelantai yang saat itu masih ada api.Api pun semakin membesar dan membakar keduaanya. Oleh warga api yang masih menyala di dalam rumah dipadamkan, sedangkan keduanya langsung dilarikan ke RSUD Rembang untuk mendapatkan pertolongan medis karena mengalami luka bakar serius

Sarmin lebih dulu meninggal pada 26 Juli 2019 saat menjalani perawatan di RS Karyadi Semarang. Semaran kemudian menantunya j meninggal pada hari Sabtu malam
3 Agustus 2019 sekitar pukul 23.00 WIB, di rumah orang tuanya di Desa Karangasem. Almarhum dibawa pulang paksa keluarganya saat di rawat di RSUD dr R Soetrasno Rembang pada tanggal 27 Juli 2019
Keluarga Roghib meminta pulang paksa kepada pihak rumah sakit, dan memilih merawat penderita luka bakar itu dirumah.

Kapolres Rembang AKBP Pungky Bhuana Santosa melalui Kasat Reskrim AKP Bambang Sugito saat dikonfirmasi wartawan membenarkan kabar tersebut. Almarhum dimakamkan pada hari ini Minggu 4 Agustus 2019.

Kasus tersebut tengah dalam penyidikan Polsek setempat. Polisi sendiri memposisikan Ronggib sebagai pelaku dalam kasus pembakaran yang mengakibatkan mertuannya memgalami luka bakar serius dan meninggal dunia

“Benar almarhum telah dimakamkan di pemakaman umum desa setempat,” terangnya.**SAN