REMBANG,MEDIATAJAM.COM _ Polemik SKTM (Surat Keterangan tidak Mampu) terus berlanjut, akibat banyak masyarakat para orangtua siswa yang protes adanya surat sakti ini.bagaimana tidak SKTM ini seolah bisa didapatkan oleh siapapun entah bagaimana caranya.
Dengan memilik kartu ini nilai siswa pendaftar bisa mengalahkan siswa lain dengan nilai yang lebih tinggi, sungguh sangat menggiurkan bukan.karena itulah diduga banyak orang tua siswa yang nota bene bukan tergolong miskin bahkan boleh dibilang orang berada berlomba-lomba mendapatkan kartu sakti ini.
Seperti halnya yang terjadi di SMAN 2 Rembang, sejumlah siswa di SMA Negeri 2 Rembang yang sebelumnya mengaku miskin dengan melampirkan surat keterangan tidak mampu (SKTM) pada proses penerimaan peserta didik baru (PPDB) memilih untuk mengundurkan diri.
Kondisi tersebut terjadi setelah tim bentukan sekolah setempat melakukan survey terhadap sejumlah siswa pemegang SKTM pada PPDB. Didapati lah sejumlah siswa yang berbohong memalsukan surat tersebut.
Kepala SMA Negeri 2 Rembang, Sumarno mengatakan, tim bentukan sekolah melakukan survey terhadap setiap siswa ber-SKTM. Hasilnya, sejumlah siswa yang diketahui kaya, memiliki rumah bertingkat dan mobil, namun melampirkan SKTM pada PPDB.
“Akhirnya, siswa itu karena sudah kedapatan berbohong, kita minta untuk memundurkan diri. Kalau tidak mau ya kita laporkan. Akhirnya mereka mengundurkan diri,” jelas Sumarno saat dikonfirmasi, Senin (9/7/18).
Dia menjelaskan, di SMA Negeri 2 Rembang membuka kuota sebanyak 352 siswa yang terbagi menjadi tiga jurusan, MIPA, IPS, dan Bahasa. Dari sebanyak itu, ada 130 lebih siswa melampirkan SKTM.
“Kita kan sebelumnya sudah bentuk tim, tiap timnya melakukan survey ke 10 siswa. Sehingga total 130an siswa ber SKTM itu sudah kita survey semua,”terangnya.
Akhirnya, jumlah siswa pemegang SKTM pada proses PPDB di SMA N 2 Rembang tersiswa sekitar 119 siswa. Sumarno menyebut, karena proses PPDB sudah ditutup per hari Jum’at (6/7) lalu, sehingga para orang tua ataupun murid tidak bisa mencabut berkas, melainkan mengundurkan diri. **DN / HMY




