Tajam News

Ombak Besar , Kapal Tongkang Tabrak 4 Kapal Nelayan Sarang

REMBANG ,mediatajam.com – Sebuah kapal tongkang milik PT. Bintang Samudra Mandiri Line yang beralamatkan di Rasuna Office Park, Blok G0-03 Kawasan Epicentrum, Rasuna Said Kuningan Jakarta Selatan menabrak kapal nelayan yang sedang dilabuhkan di sekitar Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Sarang, Selasa (22/1) malam sekitar jam 20.00 WIB.

Berdasarkan informasi yang dihimpun kapal tongkang Ampenan 1 yang dinahkodai oleh Al Jumrah (44) warga Teluk Dalam 035/003 Kecamatan Banjarmasin Tengah Banjar Masin menghantam
4 kapal nelayan sekaligus milik warga Kecamatan Sarang yang dilabuhkan di area TPI setempat

Kasatpol Air Polres Rembang Iptu Sukamto mengungkapkan dari hasil keterangan yang ada, saat itu kapal tongkang usai membongkar muatan batu bara (kosong) hanyut lantaran ombak atau cuaca buruk.

“Semula pada hari Rabu
(16 Januari 2019), kapal dengan membawa tongkang yang bermuatan batubara berlabuh di pelabuhan Rembang,”kata dia sesuai hasil keterangan di lapangan.

Setelah itu, Minggu 20 sampai Senin 21 Januari 2019 Kapal bongkar di PLTU Sluke Sampai pukul 01.00 WIB.

“Setelah selesai bongkar, kapal berlabuh dan menurunkan jangkar di sekitar pelabuhan. Dan saat hari Selasa,  22 Januari 2019, sekira pukul 18.00 WIB, cuaca buruk yang berada di sekitaran pelabuhan langsung menghanyutkan tongkang dan jangkarnya,”urainya.

Namun, saat itu, sang nakoda berusaha mengendalikan tongkang. Akan tetapi, karena arus laut begitu kencang nakoda tidak bisa mengendalikan dan akhirnya pada titik koordinat 06.44.500 11.40.500 sebelah utara pantai sarang, Tongkang menabrak kapal nelayan yang ada di depan tongkang tersebut sepanjang 300 meter.

“Saat itu terhenti sendiri setelah tersangkut jangkar kapal nelayan Sarang itu,”ujar dia.

Dari data yang ada, ke empat kapal nelayan yang tertabrak tongkang yakni KM Soneta GT 30 milik.
H. Nur salim warga RT 01 RW 01 Desa. Bajingmeduro  KM Feri Indah GT 30 milik H. Maedi Desa. Bajingjowo, KM Putra Sukses. GT 30 milik H. Asrofi Desa. Bajingjowo dan KM Baru Santa milik H. MUNDIR warga Desa Kragan.

“Dari insiden itu, tidak ada korban jiwa. Hanya saja, dalam kejadian tersebut, kerugian materiil sementara diperkirakan sekitar Rp. 300.000.000. ( tiga ratus juta rupiah ),”pungkasnya. (san)