Tajam News

PAD Prov Jateng Masih Di Dominasi Pajak Kendaran Bermotor .

Semarang.Mediatajam.Com- Anggota  Komisi C DPRD Jateng Muhammad Rodhi  menyatakan ,bahwa  pendapatan Asli daerah (PAD) terbesar di Provinsi Jawa Tengah  saat ini masih di dominasi oleh sektor pajak kendaraan bermotor,meskipun dari data yang Ia miliki masih cukup besar juga yang menunggak di angka kisaran 7-8 Miliar.

Namun demikian pihaknya terus  mendorong pemerintah kedepan diharapkan tidak hanya di sektor pajak kendaraan saja yang menjadi andalan pendapatan Asli daerah akan tetapi juga pendapatan atas pemakaian kekayaan daerah  lainnya.

“Saya kira untuk optimalisasi pendapatan daerah provinsi Jawa Tengah  ini kedepan masih perlu upaya kreatifitas dari semua pihak ,ada tiga hal  yang perlu di optimalkan lagi yaitu melalui retribusi pajak, pendapatan atas pemakaian kekayaan daerah serta pendapatan lainnya yang sah.”jelas Rodhi.dalam dialog bersama parlemen Jateng yang di siarkan langsung Radio MNC Tri Jaya FM di di Harris Hotel Jalan Ki Mangunsarkoro Semarang Senin (8/10/18).

Kepala Badan Perekonomian Jawa Tengah, Budiyanto Eko Purwono  mengatakan ,bahwa bicara tentang  PAD  arahnya pasti ke badan usaha milik daerah (BUMD) menurutnya untuk Dividen tahun 2018 baru- baru ini  pihaknya merekap kembali dari hasil usaha thn 2017 di ketahui ada 459 miliar 40 Juta Rupiah dari 10 BUMD.

“Kemudian kalau mau di lihat Dividen terbesar dari mana ,yang jelas dari PT Bank Jateng  ,ini bakhan lebih dari 50 persen Rielnya sebanyak 341 miliar lebih ,intinya seperti yang selalu di katakan Bapak Gubermur kita harus semakin menguatkan kreatifitas dan Enovasi dalam hal meningkatlkan pendapatan asli daerah (PAD) yang berasal dari MUMD tetapi tentu kita tidak berada dalam situasi fakum artiya masih bayak kedala seperti permodalan.”Ujarnya.

Di tambahknaya,kreatifitas sangat diperlukan dalam mengoptimalkan sumber pendapatan selain pajak.Ia katakan pihaknya saat ini terus mendorong  semangat dalam mengoptimalkan sumber pendapatan di luar pajak, contohnya ialah memacu kreatifitas SKPD dengan mengasah jiwa entrepreneur mereka.

Sementara itu ,Hadiwinoto Dekan Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Unimus juga menyatakan hal yang sama terkait dominasi pendapatan pajak kendaraan saat ini masih di sektor kendaraan bermotor yang terbesar di Jawa Tengah .

“Secara nominal PAD kita itu mengalami kenaikan dari tahun 2015 itu 10,9 Triliun dan sampai 2018 ini di perkirakan 12,9 Triliun jadi dominasi pajak kita antara 60-80 persen itu dominasinya masih dari pajak kendaraan bermotor.”kata Hadi.

Untuk itu tambah Hadi ,pemerintah di sarankanya untuk pandai melihat peluang, salah satu contohnya yaitu di bidang pariwisata di karenakan  kata dia Pengembangan pariwisata kedepan akan berpengaruh ke perhotelah dan transportasi sehingga akan menambah pendapatan asli daerah.**Tomo