Banjarnegara-Mediatajam – Paguyuban Tunggul Sabdo Jati Doyo Among Rogo1610, Mengelar Upacara Ruwat Jagad Untuk Keselamatan Bangsa Indonesia.secara sederhana, Selasa,10/8/2021.Dieng, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah.
Sebelum adanya pandemi covid-19 kegiatan Pangruwatan Jagad di dieng di kenal negeri diatas awan, dilakukan semalam suntuk mengelar wayang kulit,namun masa pandemi ini dengan sederhana.ujar Romo David
Hadir dalam acara seluruh perwakilan Jawa Tengah Tunggul Sabdo Jati 1610, memenuhi undangan dengan tetap mematuhi Protokol kesehatan ketat, sesuai himbauan dan peraturan pemerintah.
Perlu diketahui,Tahun Baru Jawa 1955, kedepan kita masuk Sura Tundhan,Tundhan berarti tertunda. Penjabaran maknanya, Peristiwa/kejadian yang mestinya telah terjadi 10 tahun silam. Tetapi tertunda dengan banyak sebab, dan baru akan terjadi selama Tahun Jawa 1955 berjalan.ujar Romo David Putra Bima, Dari Banjarnegara dalam sambutannya mewakili Romo Rusmanto selalu sesepuh di Dieng.
“Tertunda dalam hal ini bisa menyangkut tertundanya (suatu peristiwa) yang baik maupun yg buruk dan itu akan berlangsung sepanjang Tahun Jawa 1955,”.sambung David.
Oleh sebab itu, kita harus mengutamakan eling lan waspada (sadar dan waspada) karena tahun ini tahun Sura Tundhan, Pada tahun Sura Tundhan kali ini lebih merupakan fase untuk memasuh malaning bumi artinya, inilah saat alam semesta sedang membersihkan diri dari segala hal yang telah mengotorinya. Sekaligus agar kita, umat manusia, terhindar dari segala marah bahaya.jelasnya.
Hindari sikap tamak dan egois
Menghadapi fenomena alam seperti itu, kita harus pandai-pandai Hangasah mingising budi (mengasah ketajaman batin). Sikap eling lan waspada harus senantiasa dilakukan dengan cara menajamkan akal budi serta batin.terang David.
“Aja golek menange dhewe ,Jangan suka menang sendiri.Aja golek butuhe dhewe ,Jangan cuma utamakan kepentingan sendiri.Aja golek benere dhewe Jangan cuma anggap diri paling benar sendiri,”kata David.
Diakhir acara, David mengajak semua Mendoakan untuk keselamatan bangsa dan negara tetap aman damai sentosa,tidak lupa keluarga kita, orang terdekat kita,dilindungi Tuhan Yang Maha Esa.
Sekaligus, ingatkan generasi muda untuk bisa menjadi generasi penerus untuk mengembangkan kebudayaan Luluhur kita tetap Jaya.serta mengamalkan Pancasila dalam keseharian, agar tidak mudah dipecah belah oleh kepentingan apapun.Pungkas David.**Sfk








