Tajam News

Paramitha Rusadi Tak Menyangka Dianugerahi Gelar Kehormatan

DEMAK,MEDIATAJAM.COM _ Dalam sarasehan budaya yang di gelar di Kraton Glagah Wangi Dhimak, tokoh paling Berpengaruh di Planet Bumi yang menjabat Presiden Perdamaian dunia atau  the World Peace Committee 202 Negara Yang Mulia Mr Djuyoto Suntani didampingi Sultan Surya Alam serta para Raja dan Sultan se Nusantara menetapkan Kraton Glagahwangi sebagai Pusat Peradaban Asean Raya.

Penetapan berlangsung khidmat di bawah dukungan alam semesta yang hening pada Kamis malam 27 September 2018 pukul 23.11. Naskah penetapan Glagahwangi sebagai Pusat Peradaban Asean Raya ditandatangani artis cantik senior Paramitha Rosadi, Bunda Ully, Laksma Nora, Mayjen TNI Tatang Z, KH.R.Abah Sulthon Basyaiban, Raja Karo Sembiring dan beberapa Tokoh Nusantara.

Mr.Suntani berharap, dengan ditetapkan Glagahwangi sebagai Pusat Peradaban Asean Raya Kraton Glagahwangi akan membawa persatuan dan kejayaan di seluruh Negara Anggota Asean di Asia Tenggara.

Presiden Perdamaian dunia saat memberikan buku kepada Abah Sulthon

“Melalui Kraton Glagahwangi, Kawasan Negara di Asia Tenggara ini bangkit menjadi Pusat Peradaban yang Memberi energy positive ke seluruh penjuru Dunia,” kata Tokoh paling dihormati di Planet Bumi ini.

Sebelum acara penandatanganan prasasti, sempat di berikan gelar kehormatan oleh DYMM.Sri Sultan Surya Alam dari Kraton Glagah Wangi kepada rapa kerabat keraton nusantara.

Diantaranya adalah artis senior Paramitha Rusadi dan sang kakak Bunda Ully yang mendapatkan gelar kehormatan K.R.Ayu Paramitha Rusadi Kusumaningrum. Kepada mediatajam.com Paramitha mengaku tidak mengira akan mendapat anugrah gelar tersebut. Karena kedatangannya ke Demak adalah untuk ziarah sesuai pesan sang ayah sebelum meninggal.

“Saya merasa terhormat mendapat gelar tersebut, terima kasih kepada Kraton Glagah Wangi yang sudah membantu saya menemukan kerabat para leluhur yang selama ini saya cari sesuai dengan amah dari ayahanda saya.tadinya saya kesini hanya memenuhi undangan sarasehan budaya eh malah ada pemberian gelar seperti ini”, kata mitha.**SEFRIN