REMBANG,mediatajam.com – Setelah berupaya selama bertahun-tahun, Kabupaten Rembang akhirnya berhasil mendapatkan predikat Wajar Tanpa Pengecualian atau (WTP).Opini audit wajar tanpa pengecualian dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) ini menjadi salah satu indikator keberhasilan para pengelola keuangan negara. Seperti pejabat kementerian, lembaga negara dan pemerintah daerah berlomba memperoleh opini tersebut.
Penghargaan ini baru diperoleh Kabupaten Rembang untuk yang pertama kalinya.Penghargaan diterima secara langsung oleh Bupati Rembang Abdul Hafidz, dengan didampingi Sekda Rembang Subakti, Kepala Inspektorat, Kepala BPPKAD, dan Ketua DPRD Rembang Majid Kamil.Penerimaan penghargaan dilakukan di kantor BPK perwakilan Semarang, oleh Kepala Kantor BPK perwakilan Semarang.
Bupati Abdul Hafidz mengaku bersyukur atas penghargaan tersebut.Dirinya mengaku selama setahun belakangan memerintahkan jajaran OPD untuk membentuk tim pencatatan aset senilai miliaran rupiah, berupa barang, bangunan, dan semua yang berkaitan dengan pengadaan pemerintah.
“Dari jumlah tersebut, aset paling banyak berapa di bawah naungan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dindipora),” ujarnya.Dia pun menegaskan saat ini tidak ada masalah lagi terkait dengan pancatatan aset di lingkup Pemkab Rembang.
Hal itu dibuktikan telah diterbitkannya Opini audit wajar tanpa pengecualian dari dari BPK.”Kami sangat berterima kasih kepada semua pihak jajaran OPD, Inspektorat, dan semuanya masyarakat Kabupaten Rembang. Semua OPD sudah bekerja keras untuk melakukan pendataan. Semua aset sudah berhasil ditelusuri dan didata,” kata Bupati.
Setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) telah terbentuk tim khusus untuk menangani aset untuk memperbaiki pencatatan agar terdata.Pada Maret lalu, Pemkab mulai memusnahkan ratusan ribu aset milik Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga. Pemusnahan dilakukan dengan cara dibakar.
Aset yang dimusnahkan merupakan milik sekolah SD dan eks UPT Dinas Pendidikan yang telah rusak permanen, agar tidak membebani pencacatan aset. Setelah WTP, Pemkab menargetkan piala Adipura dapat diboyong ke Kabupaten Rembang.(san)


