Tajam News

Pengidap Gangguan Jiwa Aniaya Sopir Truk Dengan Sajam

REMBANG,Mediatajam.com – Muhamad Naziqin (27) warga Desa Lodan Wetan Kecamatan Sarang mengalami nasib nahas .Pasalnya pria yang sehari hari bekerja sebagai sopir truk itu dianiaya oleh seorang warga Desa Terjan Kecamatan Kragan bernama Solikul Hadi (40) di jalan desa setempat
Senin (19/11)

Kapolsek Kragan Iptu Setiyanto saat dikonfirmasi mediatajam.com mengatakan, berdasarkan hasil keterangan saksi dan korban kronologi kejadian bermula pagi Itu sekitar pukul 10.00 wib .Saat korban melintas di desa Terjan tiba-tiba truknya dihadang dan dihentikan oleh pelaku dengan maksud meminta uang.

“Karena tidak menuruti permintaan ,pelaku lantas mencabut kunci truck yang masih menempel . Korbanpun langsung turun dengan maksud untuk merebut kembali kunci truknya yang dimasukkan ke kantong celana pelaku .Namun nahas saat korban berusaha merebut kunci truk dari saku pelaku .
Pelaku langsung mengambil senjata tajam jenis kater yg disimpan saku celana sebelah kanan dan langsung mengayunkan senjata tajam jenis kater kearah korban sebanyak tiga kali .”ungkapnya

Akibat kejadian itu kata Iptu Setiyanto korban mengalami luka sayatan di leher depan dan dada kiri .Warga yang melihat kejadian itu langsung melerai dan membawa korban ke kantor desa untuk meminta pertolongan, kemudian oleh warga korban langsung dilarikan ke Puskesmas Kragan 2 untuk mendapatkan pertolongan .

Dari informasi yang kami dapat dari warga setempat pelaku pernah dirawat di rumah sakit jiwa. Hingga saat ini pelaku masih kami amankan , namun belum bisa dimintai keterangan. Rencananya akan dilakukan tes kejiwaan pada hari Kamis mendatang.

“Pelaku sendiri sudah kita amankan mas, cuman belum bisa ditanyai. Ngomongnya ngalor ngidul begitu”. Ini kan rencana mau kita tes kejiwaan, Jika benar pelaku mengidap gangguan jiwa, maka pihak kepolisian menyarankan kepada keluarganya agar pelaku di rawat ke rumah sakit jiwa.

Pelaku sendiri merupakan pengangguran, sudah menikah namun ditinggal istrinya dan memiliki 2 orang anak.”pungkasnya
(Hasan Yahya)