Tajam News Kriminal

Polda Jateng Ringkus Tersangka Pengedar Narkoba Melalui Internet

Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Djarod Padakova dalam gelar Narkotika di kantor Ditresnarkoba Polda jateng Jl. Tanah Putih Semarang siang tadi .

Semarang.Mediatajam.Com. SW  warga Kec. Bergas Kab .Semarang  yang merupakan Mantan  Narapidana   (Napi) Narkoba ini agaknya belum kapok  berurusan dengan Polisi .bukanya bertobat ia di ketahui baru baru ini berulah lagi dengan kasus yang sama,berbekal pengetahuan dari  interenet kali ini  ia berani  meracik  narkotika golongan 1 dalam bentuk daun ganja  itu menjadi tencture ( ganja cair ) dan barang haram tersebut di pasarkan melalui Sosial media  .

“kembali Jajaran Ditreskrimsus polda jateng berhasil ungkap kasus yang mana  berawal dari informasi dari masyarakat maupun pengembangan dari kasus-kasus sebelumnya tersangka ini dalam memasarkan dagangaany  cukup unik karena melalui sosial media (Facebokok) komunitas sahabat herbal  dan ganja Indonesia “ujar Kabid Humas Kombes Pol Djarod Padakova di dampingi Dirresnarkoba Kombes Pol.Krisno Halomoan Sirega dalam  gelar perkara di  Kantor Ditreskrimsus Polda Jateng Jl Tanah Putih Semarang Senin (17/4/17).

Di jelaskan Djarod ,bahwa tersangka ini sebelumya pernah di hukum dalam tindak pidana  Narkotika jenis sabu pada thun 2010  pada waktu itu kata dia  pengadilan Negeri Surakarta memvonis tersangka  4 tahun penjara dan menjalani hukuman kurungan di rutan Surakarta selama 2,5 tahun .

“untuk kasus kali ini modus  tersangka membeli ganja dari seseorang  berinisial  RN yang beralamat di Jakarta  (DPO)  sebanyak 800 gram  atau 8 Ons dengan  seharga Rp. 2000.000 yang di kemas dalam plastik  terdapat Etiket  Ganjalah Kesehatan “ ungkapnya.

Untuk pengolahannya  tambah Djarot ,tersangka mengambil  3 Ons  ganja  untuk di masak menjadi tencture  ganja cair dengan cara memasukan kedalam toples kaca direndam  dengan cairan  Etanol Food Grade  95 persen  + 1.5  liter selama satu bulan di tutup rapat  hinga menjadi Ganja cair  .kemudian cairan di  masukan kedalam botol kaca ukuran 30 mili liter hinga menjadi 10 botol  dengan rincian perbotolnya di jual seharga Rp 750 dan sudah terjual 8 botol .

Petugas kepolisian  berhasil menyita Barang bukti (BB) berupa 8 paket ganja terdiri dari 5 paket di solasi warna merah ,3 paket ganja di dalam plastik  klip  dengan berat +444 Gram ,satubuah timbangan elektrik merk Camry ,dua buah pak  plastik klip ,satu buah Hendphone merk Xiomi Redmi Not 3 beserta simkadnya ,satu buah tas warna hitam bergambarkan palang merah ,tiga buah botol kaca berisikan  tincture Ganja,dan satu buah buku berjudul Hikayat pohon Ganja .

Selain itu polisi juga  berhasil  mengamankan  beberapa buah pucuk senjata api  dari rumah tersangka SW yakni,1 pucuk senjata api jenis bareta pendek  ,1 pujuk senjata apai jenis Olv pendek warna silver ,16  butir amunisi revorver,63 butir amunisi ukuran kaliber 9 mm,32 butir kaliber 7,65 mm ,dan satu buah slongsong kaliber  9 mm.

Selanjutnya tersangka di jerat primer pasal  114  ayat  (1) UU RI No 35 tahun 2009 tentang Narkotika .dengan pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun ,pidana denda paling sedikit  Rp.1 miliar dan paling banya Rp. 10 miliar.**(Uut/Frin).