REMBANG ,mediatajam.com- Akmadi (55) warga RT 1 RW 1 Desa Terjan Kecamatan Kragan mengalami nasib nahas Pasalnya, pria yang bekerja sebagai buruh tani itu meregang nyawa lantaran terperosok di kubangan galian bekas pembuatan batu bata milik Sujadi di desa setempat, Rabu (24/4) sekitar jam 16.00 WIB.
Dari informasinya, kejadian itu diketahui oleh salah seorang warga setempat Tasripin (60) saat usai pulang dari sawah.
Kanitreskrim Polsek Kragan Aiptu Solekan saat dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian tersebut ia mengungkapkan sebelum kejadian korban sempat duduk sembari merokok di dekat galian tanah bekas untuk prmbuatan batu bata.
“Sebelum kejadian sekitar pukul 15 .30 WIB, korban duduk sambil merokok di tepi bekas galian pembuatan bata yang beisi air dengan kedalaman sekira 2 meter milik Sujadi,” kata dia sesuai hasil keterangan beberapa saksi.
Namun, saat sampai Maghrib tiba, Akmadi tak kunjung pulang ke rumah. Sehingga istrinya yang bernama Darsipah mencari dan menanyakan kepada beberapa warga setempat.
“Saat itu, Darsipah dibantu oleh Tasripin dan Sarifudin. Memgingat Tasripin sebelumnya mengetahui Akmadi tengah duduk di dekat galian bekas pembuatan bata,”paparnya.
Saat dicari di tempat tersebut, ternyata di sekitar lokasi ditemukan rokok dan caping milik korban.
“Setelah disisir akhirnya sekitar pukul 19.30 Wib korban ditemukan tetapi saat itu korban sudah keadaan meninggal dunia dan tidak ada bekas penganiayaan maupun luka pada tubuh korban,”ucap dia.
Dari kejadian itu, diduga korban korban terpleset jatuh di kubangan yang sudah ada airnya dan yang bersangkutan tidak bisa berenang.
“Keluarga korban atau istrinya menolak untuk dilakukan pemeriksaan / autopsi. Pihak keluarga juga sudah menerimakan atas kejadian tersebut benar- benar musibah,”paparnya.
Selanjutnya keluarga korban telah membuat surat pernyataan bahwa sudah menerimakan. Kemudian pihak polsek Kragan menyerahkan jenazah tersebut ke Pihak keluarganya untuk dimakamkan.(san)


