Tajam News Kriminal

Tragedi Ledakan Gereja Jago

Ambarawa, mediatajam.com – Pelaku pelempar petasan botol ke Gereja Jago, Gofarodin (37) di Bergas Lor RT 06 RW III, Bergas Kabupaten Semarang kini menjadi incaran penyelidikan dari aparat kepolisian dari Polsek Ambarawa, Polsek Bergas, dan Polres .

Gofarodin yang belum menikah ini sebelumnya tidak pernah pergi jauh dari lingkungan tempat tinggalnya. Namun, dua hari terakhir sebelum insiden di Gereja Jago Ambarawa, Gofarodin menghilang dari rumah.”ujar Ketua RT 06, Zaenuri (52)’’

“Kami belum bisa menyimpulkan motif yang dilakukan pelaku dan polisi sedang mendalami apakah ada unsur kesengajaan dari insiden yang bertepatan dengan perayaan Paskah tersebut.” ujar Kapolres Semarang AKBP Thirdy Hadmiarso, Sabtu (15/4/2017).

“Langkah selanjutnya, yang akan dilakukan oleh polres Semarang menunggu hasil observasi yang dikeluarkan rumah sakit jiwa (RSJ) dan laporan dari Laboratorium Forensik (Labfor) Mabes Polri Cabang Semarang, “ujar Thirdy.

Sementara rekaman kamera pengawas di Gereja Jago yang telah diperiksa oleh petugas tidak menunjukkan adanya pihak lain yang bersama Gofarudin saat insiden tersebut terjadi.

Gofarodin akan menjalani observasi selama sepekan di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Dr Amino Gondohutomo, Semarang. Hasil observasi ini akan menentukan langkah kepolisian dalam menangani kasus ini.

Kapolres Semarang AKBP Thirdy Hadmiarso mengatakan, Gofarodin pernah dirawat di dua rumah sakit jiwa di Jawa Tengah akibat gangguan jiwa. Informasi ini diperoleh dari keterangan lima orang saksi dari pihak keluarga dan tetangga Gofarodin.

Keterangan tersebut juga diperkuat dengan dua kartu pasien yang dimiliki Gofarudin, yakni RSJ Prof Dr Soerojo Magelang nomor 00098448 dan kartu pasien RSJ Dr Amino Gondohutomo Semarang nomor RMJ-083941. RED_**(IEU)