Tajam News

200 Sertifikat Tanah Perkuat Modal UMKM Selopuro

Rembang,mediatajam com – Sebanyak 200 pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Desa Selopuro Kecamatan Lasem menerima sertifikat tanah dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Rembang. Secara simbolis Bupati Rembang Abdul Hafidz menyerahkan sertifikat tanah kepada penerima di Balai desa Selopuro, Senin (22/11).

Bupati Rembang Abdul Hafidz dalam kesempatan itu menyampaikan pada tahun ini BPN Rembang mengeluarkan 18.000 sertifikat tanah. Sertifikat tersebut diserahkan kepada masyarakat melalui beberapa program seperti Program Sertifikat Tanah Gratis (PTSL) dan program lintas sektoral.

Bupati Hafidz mengungkapkan penyerahan sertifikat ini sejalan dengan target dari pemerintah pusat yaitu pada tahun 2024 semua tanah se-Indonesia harus sudah tersertifikat. Termasuk tanah di Kabupaten Rembang yang harus tersertifikat semua di tahun 2024.

“Karena tanah yang tidak disertifikat bisa jadi masalah. Seperti bertengkar dengan saudara karena saling berdebat kepemilikan tanah. Kalau sudah ada sertifikat berarti sudah ada kepastian hukum,” terangnya.

Sementara alasan pelaku UMKM dibantu untuk sertifikasi tanah, kata dia, agar bisa dijadikan jaminan untuk pinjaman modal di Bank. Pihaknya pun tidak mempungkiri jika modal menjadi permasalahan utama yang kerap dihadapi oleh pelaku UMKM dalam mengambangan usaha.

“Yang modalnya kurang nanti bisa ambil pinjaman dengan sertifikat. Jadi yang punya usaha namun kurang modal, sebagai opsi terakhir sertifikat ini bisa membantu,” ucapnya.

Disamping itu Pemkab bekerjasama dengan Bank BKK juga sudah memiliki program untuk membantu permodalan para pelaku UMKM. Dengan menyediakan pinjaman maksimal sebesar Rp. 5 juta tanpa agunan dan tanpa bunga.**HMY