REMBANG ,Mediatajam. Com _ Berharap ada peningkatan kesejahteraan ratusan pegawai perhutani di Kab Rembang yang tergabung dalam Serikat Karyawan Perum Perhutani dan Serikat Pekerja dan Pegawai Perum Perhutani (SP2P) berangkat ke Jakarta Senin siang (26/03/2018)
Tujuan keberangkatan mereka yang menggunakan dua kendaraan bus itu untuk bergabung dengan pegawai perhutani lainnya yang akan menggelar aksi unjuk rasa kepada pemerintah di Jakarta.
Ketua Serikat Karyawan KPH Mantingan, Marsono mengatakan, penyampaian aspirasi akan digelar dimonas besok Selasa 27 Maret 2018 . Aksi tersebut merupakan hasil rapat pleno Dewan Pengurus Pusat (DPP) yang dilakukan sebelumnya.
“Kami akan melaksanakan aksi demo hari Selasa tanggal 27, dan ini adalah hasil dari rapat pleno dewan pengurus pusat berkaitan dengan serikat karyawan” ujarnya
Ia menyebut, ada beberapa aspirasi yang akan disampaikan, khususnya kepada kementrian BUMN. Aspirasi tersebut terkait kesejahteraan yang disebut belum menyejahterakan.
Lebih lanjut Maryono membeberkan, sebelum tiba dilokasi, rombongan KPH dari Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Jawa Barat akan berkumpul di Tol Cipali, sebelum menuju Jakarta.
“Kita nanti kumpul transit disana sekalian mengabsen dari rombongan-rombongan KPH mana yang sudah sampai. Dan selanjutnya kita akan menuju ke istiqal untuk sarapan pagi maupun cuci muka, kemudian kita merapat ke Monas setelah itu ke Kementrian BUMN” jelasnya.
Para pegawai perhutani menginginkan ada kenaikan gaji sekitar 30 persen dari gaji pokok, dalam aksinya. Namun dari dewan direksi hanya mampu menaikan gaji dikisaran 3,6 persen.
“Kenaikan gaji kita mintanya 30 persen, tapi dari temen-temen serikat kemarin dari rapat, sudah lah kita tidak usah 30 persen, kita 15 persen pun kita mau, ternyata kemarin direksi mampunya cuma 3,6 persen, masih jauh dari tuntutan kita,” pungkasnya.
Direncanakan aksi demo akan berlangsung di Monas pada pagi hari. Tidak hanya di satu lokasi, aksi tersebut akan berlanjut ke Kementrian BUMN kemudian yang terakhir ke Kementrian LHK. **Hasan Yahya




