REMBANG,Mediatajam.Com -Ribuan nelayan yang tergabung dalam Asosiasi Nelayan Dampo Awang Bangkit Menggelar ikrar Pilkada Damai di TPI Tasik Agung Rembang
Sabtu malam (23/6/2018)
Tujuan Ikrar tersebut dilakukan untuk mendukung segala upaya pemerintah dalam rangka mensukseskan Pilkada Jateng
2018 Pileg dan Pilpres tahun 2019.
Kepada media, ketua Dampo Awang Bangkit Suyoto menjelaskan, diadakannya acara ini bertujuan untuk mendukung program pemerintah dalam hal menghadapi pesta demokrasi yang digelar 5 tahunan itu.
“Tentunya kita dukung sekali demi mensukseskan pilgub Jateng damai, pileg dan Pilpres tahun 2019,”katanya.
Sementara itu, ia juga menganggap bahwa terselenggaranya cara tersebut dapat mendidik seluruh nelayab supaya bisa bersama sama mensukseskan pilkada damai.
“Nelayan dapat terdidik sehingga nantinya bisa bersama sama menjalanlan pemilihan yang demokratis tanpa adanya paksaan dan lainnya,”paparnya.
Dalam pembacaan ikrar Damai seluruh anggota Asosiasi Nelayan Dampo Awang Bangkit dengan tegas menyatakan siap menciptakan situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif
Ikrar Pilkada Damai dibacakan
oleh ketua I Sukarli.
Adapun point yang menandasakan bahwa nelayan akan menjalankan demokrasi yang baik yakni :
Kami keluarga besar Asosiasi Nelayan Dampo Awang Bangkit menyatakan :
1. Mendukung segala upaya pemerintah dalam rangka mensukseskan Pilkada Jateng 2018, Pileg dan Pilpres 2019. Serta siap menjaga keamanan, ketertiban dan kedamaian demi keutuhan NKRI.
2. Dalam menyampaikan aspirasi dan pendapat nelayan Rembang akan dilakukan dengan sopan dan santun serta tidak mendiskreditkan pemerintahan yang sah demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif. Sehingga akan memberi makna positif bagi kehidupan berbangsa dan bernegara berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.
3. Mari segenap komponen nelayan Rembang saling bekerja sama dan bertanggung jawab moral untuk menjaga dan menjamin rasa aman, tentram dan damai dalam kehidupan berbangsa dan bernegara serta menghindari berbagai bentuk intimidasi ataupun politisasi terhadap nelayan. (Hasan Yahya)




