Tajam News

Sinergitas TNI-Polri Bangun Rumah Korban Kebakaran Milik Sahabat Banser

Kendal, Mediatajam.com  – Pasca peristiwa kebakaran dialami Suparjo warga Desa Tanjungmojo Kecamatan Kangkung, posko darurat yang didirikan GP Ansor telah berhasil menghimpun bantuan untuk mendirikan kembali rumah korban yang terbakar.

Ahmad Mustopa, ketua posko yang sekaligus ketua ranting Ansor Desa Tanjungmojo, mengungkapkan pihaknya bersama LazisNU ranting setempat menggalang bantuan sejak sehari pasca kebakaran. Bantuan yang telah terkumpul berupa uang, material bangunan, sembako dan pakaian layak pakai.

“Alhamdulilah, sejak posko didirikan bantuan terus berdatangan. Tidak hanya berupa uang dan materi, tapi juga bantuan tenaga dan pikiran. Terima kasih kepada para dermawan yang telah peduli, sehingga kami dan para relawan bisa membangunkan kembali rumah korban,” ungkap Mustopa, di sela kegiatan kerja bhakti pendirian kembali rumah korban, Sabtu(29/6).

Bagi Suparjo yang sehari-hari bekerja sebagai tenaga kebersihan di RSUD Kendal, musibah yang menimpanya merupakan ujian yang tidak ringan. Bagaimanapun kepala Satkorkel Banser Desa Tanjungmojo ini adalah tulang punggung bagi keluarganya.

“Terima kasih kepada sahabat-sahabat saya di Ansor dan Banser, pemerintah desa dan warga setempat, Bapak-bapak Polisi dan Tentara, rekan-rekan di RSUD Kendal, dan semua dermawan yang telah membantu baik moril maupun materiil,” ucap Suparjo berkaca-kaca menahan rasa haru.

Ditemui di lokasi, Kapolsek Kangkung Iptu Untoro Beni Sasongko, yang sedang bersama personilnya membantu membersihkan puing-puing bekas kebakaran mengungkapkan, kehadiran Polri dan TNI dalam tanggap bencana sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat.

Dari pantuan di lapangan pada hari kedua pembangunan kembali rumah korban, tampak personil dari Polsek dan Koramil setempat bahu-membahu bareng relawan Banser dan warga setempat mengerjakan pengecoran tiang rumah bagian tengah. Ditargetkan dalam seminggu ke depan rumah bisa kembali ditempati oleh korban dan keluarganya.

Muhammad Ulil Amri, Ketua PC GP Ansor Kabupaten Kendal, mengatakan Posko Peduli Kebakaran yang diinisiasi oleh Ansor di tingkat ranting dan anak cabang merupakan bentuk kepedulian organisasinya kepada masyarakat. Apalagi yang menjadi korbannya adalah bagian dari keluarga besar Ansor.

Lebih lanjut, Ulil menginstruksikan kepada jajarannya di tingkat desa dan kecamatan untuk terus mengawal proses pembangunan kembali rumah korban hingga selesai dan melaporkan hasilnya.

“Bukan kali ini saja Ansor dan Banser hadir di tengah kesusahan yang dialami warga. Semangat untuk mengabdi kepada masyarakat ini perlu terus ditingkatkan. Para kader perlu senantiasa sigap dan peka terhadap situasi di mana mereka bermasyarakat,” tegas Ulil.

Sebagaimana diberitakan, rumah milik Suparjo di Dukuh Wedari RT 02 RW 05 Desa Tanjungmojo dilalap si jago merah pada Jumat (21/6) minggu lalu sekira pukul 22.00 Wib. Saat itu istri dan anak korban yang tengah tertidur dibangunkan oleh tetangga yang melihat api menyembul dari kamar ibunya. Menurut olah kejadian perkara oleh Polsek setempat, api diduga berasal dari percikan arus pendek listrik.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun kerugian material diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. Seluruh material rumah yang berasal dari kayu dan perabotan rumah ludes terbakar.

Termasuk sepeda motor korban, dan sepeda kayuh milik anaknya juga tidak terselamatkan. Yang tersisa cuma sebagian dinding rumah yang disemen tampak menghitam bekas sengatan api.**(M.syifak)