REMBANG,mediatajam.com – Puncak peringatan Hari Kemerdekaan RI ke-74 puluhan warga Rembang yang tergabung dalam Komunitas Mudo memasang sejumlah spanduk yang berisi ajakan untuk menolak money politik dibeberapa lokasi .
Spanduk yang dipasang dibeberapa titik di Kecamatan Rembang kota itu berisi tulisan “Dirgahayu Indonesia Ke-74 Dengan Semangat Proklamasi Kita Songsong Pilkades Serentak dan Pilkada 2020 Tanpa Politik Uang ”
Ketua Komunitas Mudo Murtadho mengatakan salah satu makna kemerdekaan adalah terbebasnya masyarakat dari intervensi dalam berdemokrasi.
Kebebasan dalam memilih mutlak harus dimiliki. Agar suara hati nurani bisa muncul dan memimpin negeri ini.
“Bentuk intervensi tentunya bermacam – macam dan yang mudah terjadi adalah praktek politik uang. Ini tentunya sangat berbahaya.”kata Murtadho
Minggu (17/8)
Menurut dia kondisi ekonomi yang lemah bisa memaksa masyarakat untuk menerima politik uang.
Politik uang itu sperti kentut, baunya saja yang tercium tapi barangnya tidak pernah kelihatan.
Jika memang praktik politik uang merebak, bagaimana masa depan bangsa ini , hal inilah yang membuat kami merasa prihatin.
“Untuk itu perlu adanya sebuah gerakan moral untuk mengurangi politik uang. Kalo tidak ada yang memulai, kapan politik uang akan hilang.”ungkapnya
Lebih lanjut kata Murtadho pihaknya siap bekerja keras menularkan virus anti politik uang.
Walaupun akan ada yang nyinyir atas gerakan kami, walau ada yang apatis terhadap kami, itu akan kami jadikan cambuk untuk lebih keras lagi mengkampanyekan anti politik uang.
“Tepat pada moment kemerdekaan yang ke 74 ini, kami mengajak seluruh masyarakat Rembang untuk menolak politik uang dalam pilkades serentak dan pilkada 2020 mendatang “pungkasnya (san)


