REMBANG,mediatajam.com – Mundurnya 99 orang dari 2.900 warga penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH) dari 34 desa di Kecamatan Rembang ini adalah bentuk kesadaran warga penerima manfaat secara ikhlas , tidak ada tekanan dan paksaan dari pihak manapun.
Hal itu disampaikan oleh Bupati Rembang, Abdul Hafidz seusai senam sehat bersama warga binaan PKH, di Taman Kota Desa Mondoteko, Kecamatan Rembang, Jum’at pagi (27/9).
Bupati mengatakan diwisudanya warga PKH karena warga bersangkutan sudah keluar dari PKH.
“Wisuda tadi 99 orang dari 2.900 orang yang sudah graduasi artinya ini sudah mulai ada kesadaran dari penerima PKH untuk yang mandiri yang sudah keluar dari PKH. Dia sudah ikhlas, tidak ada tekanan dan paksaan dari pihak manapun,” imbuhnya.
Bupati menjelaskan wisuda PKH ini merupakan kegiatan ke-7 dari 14 kecamatan yang ada di kota garam. Harapannya kecamatan yang belum wisuda PKH segera menyusul. Pasalnya, saat ini di 7 kecamatan telah mewisuda hampir 5 ribu warga PKH.
Bupati berharap warga yang sudah mandiri, tidak kembali ke PKH, Pemkab Rembang membantu dengan menggelar pelatihan-pelatihan dan membantu mempermudah memperoleh bantuan permodalan ke bank.(san)


