Tajam News

Pangdam IV / Diponegoro: Kita Bersyukur Sebagai Bangsa Indonesia

Mayjend TNI Mochamad Effendi saat memberi keterangan pada awak media usai upacara HUT TNI ke 74 di Lapangan Pangsar Jendral Sudirman Ambarawa

Ambarawa,mediatajam.com – Puncak perayaan HUT ke-74 TNI dan HUT ke-69 Kodam IV/ Diponegoro berlangsung di Lapangan Panglima Besar Jenderal Soedirman Ambarawa, Kabupaten Semarang pada Sabtu (5/10/2010).

Usai defile pasukan Pangdam IV/Diponegoro Mayjend TNI Mochamad Effendi mengatakan jika pihaknya dalam siap meningkatkan etos kerja dalam rangka mendukung tugas pokok TNI. Kodam IV/Diponegoro akan terus memantapkan semangat pengabdian dan mengutamakan tugas negara dari pada kepentingan pribadi.

“Pada HUT ke-74 TNI sekaligus HUT Kodam IV/Diponegoro ini kita jadikan sebagai momentum untuk instropeksi dan mawasdiri atas berbagai tugas yang telah kita laksanakan, serta sebagai wahana untuk mempertebal semangat jiwa korsa dan meningkatkan etos kerja guna mendukung tugas pokok TNI,” terang Pangdam.

Pangdam juga menyampaikan terima kasih kepara para sesepuh Kodam IV/Diponegoro. Sebab, jajaran Kodam IV/Diponegoro bisa maju dan meraih prestasi yang membanggakan tak lepas dari kinerja serta jerih payah para sesepuh yang telah mengabdi dan bertugas lebih dulu.

“Kami mohon doa restu kepada para sesepuh agar ke depan kami bisa melaksanakan tugas yang lebih baik lagi,” kata Pangdam.

Mayjend.TNI Mochamad Effendi menegaskan bahwa pada saat ini perang tidak lagi terpatok pada perang konvensional, namun perang siber yang disertai perang informasi.

“walaupun tidak menghancurkan, namun sangat merusak bagi kehidupan bermasyarakat dan bernegara,inilah tantangan terbesar TNI dalam menjaga negara kita dari upaya perpecahan dari serangan itu karena kita patut bersyukur sebagai bangsa indonesia yang mempunyai ideologi Pancasila sebagai pemersatu bangsa”, tambahnya.

Perlu diketahui, konsep-konsep inipun mengaburkan filosofi perang konvensional dengan menggeser dimensi waktu, karena perang-perang tersebut terjadi di masa damai. “Apalagi ditambah potensi bencana alam yang dapat terjadi setiap saat. Ancaman militer dan nir militer berubah dan TNI harus siap menghadapinya”pungkas pangdam.

Usai menyaksikan demonstrasi dan defile pasukan, dilanjutkan dengan acara syukuran yang ditandai dengan pemotongan tumpeng dan panggung hiburan untuk seluruh masyarakat yang hadir dalam peringatan HUT TNI ke 74 itu.**SEFRIN