Tajam News

Launching Aplikasi Jogo Wargo-Jogo Negoro, Kapolda Jateng: Satu Klik Polisi Akan Datangi Masyarakat

Kapolda Jateng Irjen.Pol.Dr.H.Rycko Amelza Dahniel saat menjelaskan apa itu aplikasi Jogo Wargo Jogo Negoro pada awak media Minggu (13/10/19) di Lapangan Simpanglima.

Semarang (MEDIATAJAM) Kapolda Jateng Irjen.Pol.Dr.H.Rycko Amelza Dahniel secara resmi melaunching aplikasi Jogo Wargo Jogo Negoro, sebuah aplikasi pelayanan publik yang diberikan oleh kepolisian kepada seluruh warga yang ada di Jawa Tengah.

“Aplikasi ini terintegrasi dengan 35 Polres yang ada di kabupaten/kota sehingga seluruh warga daripada Jawa Tengah yang sudah mendownload aplikasi ini bisa menggunakan dimana saja, kapan saja di seluruh wilayah Jawa Tengah tanpa harus terkotak-kotak dengan kabupaten/kota”, terang Kapolda usai acara Launching aplikasi Jogo Wargo Jogo Negoro di Lapangan Simpanglima Semarang Minggu pagi (13/10/19).

Rycko menambahkan , aplikasi ini juga terintegrasi dengan pemerintahan provinsi Jawa Tengah, pemerintah kabupaten/kota juga dengan sistem peradilan pidana terpadu.

“Aplikasi ini tentunya ingin memudahkan masyarakat untuk menghubungi polisi, meminta bantuan polisi, kemudian memanggil polisi sekaligus juga bisa untuk menanyakan laporan dan pengaduan sudah sampai sejauh mana, disamping fungsi-fungsi lain, fitur-fitur lain itu bisa dihubungkan dengan pelayanan-pelayanan di berbagai bentuk pelayanan kepolisian, baik di bidang lalu lintas, bidang intelkam, bidang sabhara maupun termasuk panic button atau untuk minta bantuan segera ke kepolisian”, tambahnya.

Aplikasi ini memang di desain untuk lebih memudahkan masyarakat warga di Jawa Tengah berhubungan dengan polisinya, semakin cepat semakin aman.

Karena setiap yang akan mendownload nanti diminta untuk meregistrasi, registrasinta terkoneksi dengan nomor kependudukan, jadi tidak bisa main- main atau membuat laporan palsu.

Kapolda Jateng saat menerima penghargaan dari MURI.

“Data masyarakat akan tercatat, sehingga tidak ada yang ganda, tidak ada yang main-main, tidak ada yang dibuat digunakan untuk kepentingan dan tidak perlu sehingga semua pengguna akan merasa aman, akan merasa nyaman kerena data pribadinya, kepentingan pribadinya, keperluannya, laporannya, pengaduannya itu hanya dia yang mengetahui dengan petugas polisi saja”,tegas Kapolda.

“Dan yang terpenting dalam hal kriminalitas di aplikasi ini ada yang namanya panic buttom, jika kita tekan polisi terdekat akan menyambangi masyarakat yang membutuhkan bantuan tadi hanya 3-5 menit “, pungkas Irjen.Rycko.

Acara launching aplikasi Jogo Wargo Jogo Negoro pagi itu dimeriahkan oleh the good father of broken heart yakni Didi Kempot yang disambut koor massal oleh seluruh masyarakat yang hadir di lapangan Simpanglima Semarang pagi itu.

Launching aplikasi ini , Polda Jawa Tengah juga mendapat penghargaan dari MURI dengan kategori pendownload terbanyak dalam satu hari.** Sefrin