Tajam News

Forum RW Kelurahan Kebonharjo Sowan Walikota Semarang

MEDIATAJAM.COM, SEMARANG – Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi menemui langsung puluhan warga dari berbagai kalangan dengan beragam urusan di loby Kantor Wali Kota Semarang, Jawa Tengah, Rabu (23/10).

Wali Kota Semarang yang akrab disapa Hendi itu pun yang telah sedari pagi tiba di kantornya tampak bergantian menemui satu demi satu warga yang ingin bertemu dan berdialog.

Salah satunya adalah Forum RW Kelurahan Kebonharjo, Kecamatan Semarang Utara. Mereka menunjukkan prestasi warganya yang berhasil menginisisasi kegiatan hingga mendapatkan penghargaan dari Lembaga Prestasi Indonesia Dunia (LEPRID).

Hendi yang keluar dari pintu ruangannya langsung bergegas menghampiri belasan perwakilan masyarakat Kebonharjo. Melihat dirinya ditunggu, tanpa basa basi Hendi langsung menyapa mereka untuk kemudian berdialog.

Hendi pun mengajak warga yang ditemuinya tersebut untuk mengobrol sembari duduk lesehan. Tampak tak canggung di tengah ramai masyarakat lain yang menunggunya, suasana tanpa sekat justru terlihat dalam kesempatan tersebut.

Kepada Hendi, Ketua Forum RW Kebonharjo, Soepardjo menuturkan kelurahannya menginisiasi kegiatan Kebonharjo Fest 2019. Dalam festival tersebut, warga membuat tumpeng tempe mini dan mengadakan kirab budaya laku bisu tanpa bicara dan doa bersama.

Dari sejumlah tumpeng mini yang dibuat itu ternyata berhasil mencetak rekor yang tercatat dalam piagam penghargaan LEPRID.

Tumpeng mini yang terbuat dari tempe dengan jumlah sebanyak 9.999 buah ini rupanya menjadi yang pertama kali di Indonesia, bahkan di dunia. Untuk itu atas prestasi tersebut, diberikanlah penghargaan oleh LEPRID kepada Forum RW Kebonharjo.

Terkait prestasi warga tersebut, Hendi selaku Wali Kota Semarang menuturkan apresiasi atas inisiasi kreatif masyarakat tersebut. Dirinya menyatakan senang dan bangga melihat semangat warga dalam menggerakan aktivitas positif di wilayah Kebonharjo.

“Inisiasi Kelurahan Kebonharjo ini sangat saya apresiasi, semoga dapat menjadi role model untuk kelurahan lain di Kota Semarang. Tentunya kemudian pesan saya kegiatannya harus diinisiasi terus, tidak berhenti sampai pemecahan rekor ini, sehingga bisa benar-benar menarik perhatian masyarakat luar,” kata Hendi.

Sementara Ketua Panitia kegiatan Kebonharjo Fest 2019 yang saat itu juga datang menemui Hendi, Aris Sudibyo mengungkapkan, pembuatan 9.999 tumpeng tempe mini dalam rangka Hari Pangan Sedunia ini sekaligus sebagai doa dan ikhtiar guna kesuksesan pelantikan presiden dan wakil presiden periode 2019-2024.

“Pembuatan tumpeng ini bagian upaya menjadikan potensi wilayah Kebonharjo sebagai kampung budaya. Sekaligus ini juga wujud syukur warga turut menyukseskan pelantikan presiden,” ungkap Aris. **SEF/SEN