Tajam News

Pambangunan Fasilitas Selesai , PT Hema Gelar Uji Coba Bongkar Muat Gas LPG di PRTS

Rembang,mediatajam.com – PT Heksa Energi Mitraniaga (Hema) melaksanakan uji coba bongkar muat Gas LPG di Pelabuhan Rembang
Terminal Sluke (PRTS)
Senin (25/10/2021).
Uji coba dihadiri oleh pejabat dari Kementrian Perhubungan Laut , Pemkab Rembang , KUPP Kelas III Rembang , dan instansi terkait

Pelaksanaan uji coba tersebut dilakukan setelah pihak PT. Hema yang merupakan anak perusahaan migas terkemuka, PT Rukun Raharja Tbk telah menyelesaikan pembangunan fasilitas Temporary Supply Point LPG Terminal.
Baik fasilitas dermaga sandar tanker LPG , filling station truck LPG, beserta fasilitas pendukung lainnya.

Direktur PT. Heksa Energi Mitraniaga Ricky Hadianto mengungkapkan pihaknya merupakan mitra dari PT. Pertamina Patra Niaga yang dipercaya untuk membangun sebuah Temporary Supply Point LPG Terminal di pelabuhan Rembang Sluke.

“Kami berhasil uji sandar kapal LPG yang diangkut melalui PT Pertamina International Shipping (PIS), dan pekerjaan penundaan penyandaran PT. PT Pertamina Trans Kontinental yang berkapasitas angkut 1.700 MT. Di mana nantinya 500 MT akan dibongkar dalam 2 hari dengan distribusi wilayah Jawa Tengah area Kudus, Pati Rembang maupun Jawa Tengah bagian Timur,”jelasnya.

Dengan adanya fasilitas untuk bongkar muat kapal pengangkut LPG di Rembang itu tentunya dapat membantu pertamina dalam hal penyaluran gas LPG yang dinilai menjadi syarat mutlak masuk dalam sembilan bahan pokok kehidupan sehari-hari itu.

“Adanya Temporary Supply Point LPG Terminal merupakan untuk membantu Pertamina dalam hal penyaluran gas LPG yang dinilai menjadi sembilan bahan pokok bagi masyarakat. Kedua yakni ingin membantu kesejahtraan warga Rembang khususnya di area pelabuhan Rembang,”ucapnya.

Sementara itu Kepala Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan
(KUPP) Kelas III Rembang Ansori mensyukuri adanya uji coba bongkar muat atau uji sandar tersebut.

“Alhamdulillah uji coba (kapasitas 1.700 MT) pertama ini nantinya akan membongkar 500 MT. Dan sisanya yang 1.200 MT akan dibongkar di wilayah Semarang,”ujarnya.(HMY)