Demak, media tajam. com – Sangat disayangkan apbdes yang seharusnya digunakan untuk memenuhi kebutuhan desa yang lebih penting malah dihambur hamburkan untuk menyelenggarakan musdes yang hanya menghasilkan kerusuhan antar warga.
Seperti yang terjadi di desa gedangalas demak. pemdes setempat menyelenggarakan musdes dengan acara membahas sengketa tanah warga.
Warga menyayangkan langkah pemdes gedangalas.menurut warga seharusnya
pihak pemdes melakukan penyelesaian terlebih dahulu dilingkup tingkat RT,sebelum menggelar musdes tersebut .
cari informasi, memastikan bahwa status tanah warganya memang ada yang bersengketa di pengadilan ataukah tidak.
” Kenapa langsung menggelar forum dengan melibatkan massa warga,seharusnya ada tahapan musdes yang harus dipenuhi,seperti melakukan pemetaan aspirasi dan kebutuhan masyarakat terlebih dahulu.
urgensinya apa ?? ” Kata warga sekitar kepada media.
Kegaduhan terjadi ketika warga yang memiliki tanah letter C merasa keberatan lantaran musdes tidak mencerminkan asas keadilan.tetapi warga tersebut malah mendapat perlakuan barbar dari massa lain yang juga hadir.
Diketahui tanah letter C milik warga tersebut atas nama perorangan,bukan aset desa,dan tidak dalam sengketa pengadilan,
Publik menduga pihak pemdes memiliki kepentingan lain dengan melibatkan massa yang gaduh pada forum tersebut.**Teguh








