
Ungaran.Mediatajam.Com.Sebanyak 70 siswa-siswi SMP-SMA Asrama Pelajar Ungaran menyelenggarakan kegiatan bertajuk “Ngobrol Seru Bareng Dokter Gigi Retno & Bidan Adelia” membahas Kesehatan Gigi & Kulit.Acara yang digelar di Cafe Kebon D’LiK ini berlokasi di Jl. Kenanga Indah 2, Genuk, Ungaran, Kabupaten Semarang pada Senin (3/5/26)
Pada kesempatan tersebut turut dihadirkan siswa-siswi dari panti asuhan Darulhatlonah dan panti asuhan Roudlotul Jannah Ungaran untuk ambil bagian. Kegiatan yang diawali dengan pemeriksaan gigi dan kulit oleh Drg.Retno dan Bidan Adelia menemukan beberapa deteksi dini terhadap gangguan kesehatan gigi dan kulit pada siswa. Hasil temuan ini diangkat dan dibahas pada ngobrol tersebut yang bertujuan edukasi bagi siswa agar memiliki gigi yang cemerlang,kulit yang halus dan menawan.
Mereka sangat senang dan bahagia menikmati acara yang dikemas oleh Pengurus dan Anggota Wanita Katolik Republik Indonesia (WKRI) Ranting Ungaran Barat dan Timur yang diketuai oleh Mama Magdalena Simamora, selain itu juga tersedia souvenir dan hadiah kejutan bagi penanya terbaik serta tim yang kompak pada sesi ice breaching.

Pascalis Abner, SE selaku ketua Yayasan Binterbusih dalam sambutannya menyampaikan terima kasihnnya atas terselenggaranya kegiatan tersebut.”Kerjasama yang telah terjalin dengan WKRI Ranting Ungaran dan Panti Asuhan Darulhatlonah serta panti asuhan Roudlotul Jannah Ungaran ini sudah berlangsung sejak lama dalam berbagai kegiatan,” Ujarnya yang disambut tepuk tangan meriah oleh para siswa.
Sementara,Pemateri utama drg. Anna Retno Lumbini yang bertugas di UPTD Puskesmas Ungaran mengawali paparannya dengan perkenalan dan melaporkan hasil pemeriksaan gigi pada siswa yang menyatakan bahwa hasil pemeriksaan relatif berkurang pada gigi siswa yang berlubang. Dijelaskan juga jumlah gigi orang dewasa yang berjumlah 32 merupakan gigi permanen bagi mereka yang telah berusia 20 tahun.
Untuk pertumbuhan gigi susu berlangsung pada usia 6 bulan sampai 2 tahun; kemudian pada usia 6 – 12 tahun jumlah gigi permanen yang telah tumbuh 28; Pada hasil pemeriksaan pada siswa sebagian gigi yang berlubang pada gigi geraham. Hal ini disebabkan karena perawatan gigi tidak maksimal, sehingga sisa makanan terlebih makanan manis tertinggal pada gigi, termasuk bagi siswa yang sering makan pinang.
Dijelaskan juga oleh drg. Retno,bahwa proses terjadinya karang gigi yang disebabkan oleh bakteri, kuman, sisa makanan dan air ludah yang berakumulasi membentuk karang gigi.
Untuk menjaga kesehatan gigi diharuskan para siswa memeriksakan gigi ke dokter 6 bulan sekali, menggosok gigi dengan benar sebagaimana diajarkan sehari minimal 2 kali pagi dan malam menggunakan pasta gigi yang mengandung fluoride. Makanan sehat dan berserat berupa sayur dan buah juga membantu kebersihan gigi secara alami.
Di tempat yang sama,Bidan Adelia yang pernah tugas di Kabupaten Membramo dan memiliki putra yang berdarah Biak Papua, menjelaskan bagaimana struktur kulit.
“Kulit merupakan organ terluar yang terdiri dari tiga lapisan utama epidermis, dermis, dan hipodermis yang berfungsi melindungi tubuh, mengatur suhu, indera peraba, dan menyimpan lemak. Epidermis (terluar) pelindung fisik, dermis (tengah) kaya pembuluh darah dan saraf, sedangkan hipodermis (terdalam) menyimpan lemak dan melekatkan kulit ke otot.”papar Bidan Adelia.
Adapun Struktur dan Fungsi Kulit, Epidermis (Lapisan Luar): Lapisan tipis tanpa pembuluh darah yang berperan sebagai pelindung pertama. Terdiri dari keratinosit (penghasil keratin) dan melanosit (penghasil pigmen/warna kulit). Dermis (Lapisan Tengah): Lapisan tebal di bawah epidermis, mengandung: Folikel Rambut: Tempat rambut tumbuh. Kelenjar Keringat (Apokrin/Ekrin): Mengatur suhu tubuh dengan mengeluarkan keringat. Kelenjar Minyak (Sebasea): Memproduksi sebum untuk menjaga kelembaban kulit dan rambut. Pembuluh Darah: Menyalurkan nutrisi dan oksigen ke kulit.
Merujuk hasil pemeriksaan kulit luar ada siswa yang mengalami sakit Panu, Kurap dan Jerawat untuk mengatasi sakit tersebut unsur utama yang harus diperhatika adalah kebersihan, mandi sehari 2 kali,tidak menggunakan pakaian yang lembab, tidak memakai pakaian teman, menggunakan handuk kering, menjaga kulit tetap kering dan disarankan menggunakan tabir surya serta sabun kesehatan.
Pada sesi tanya jawab yang dibuka 2 sesi untuk 3 penanya kesempatan tersebut segera dimanfaatkan dengan baik oleh para siswa, dari hasil pantauan ada 9 penanya baik siswa maupun siswi. Anna Erna Elisabeth A. Kaomapokeyau siswa kelas VII SMP Mardi Rahayu Ungaran mewakili teman-temannya, bertanya tentang tumbuhnya jerawat di wajahnya,
Bidan Adelia menjawab dengan hati-hati untuk seputar wajah yang sering muncul jerawat baik di dagu maupun didahi bisa dipicu oleh hormonal, tetapi ketika sangat mengganggu bisa ke dokter kulit. Tips yang perlu diperhatikan adalah sehari-hari ketika pulang aktivitas atau sekolah harus cuci tangan cari pembersih wajah micellar water ditaruh dikapas dibersihkan terus kalau tidak ada aktivitas lanjutan bisa cuci muka.”Dengan catatan kondisi wajah tidak dalam keadaan berkeringat yaa,”hibaunya.
Tuiame arjen Miagony yang akrab dipanggil Arjen oleh teman-temannya menanyakan terkait,”bagaimana jika lupa gosok gigi dan terlanjur ketiduran dok?,
drg. Retno menjawab,sejauh tidak terlalu sering maka hal itu tidak apa-apa, tetapi kalau terlalu sering tidak gosok gigi malam sebelum tidur maka kemungkinan pembentukan karang gigi akan terjadi.
Selanjutnya,Acara diakhiri dengan foto bersama dan pemberian tanda kasih bagi pendamping Panti Asuhan Darulhatlonah serta panti asuhan Roudlotul Jannah Ungaran,”Kami sangat berterima kasih atas perhatian dan kesempatan bagi anak dampingan kami bisa turut serta pada acara yang sangat bermanfaat ini “imbuh Musthofiyatun salah satu pendamping Panti asuhun.**Tom







