Tajam News

Bus Jurusan Jakarta-NTB Tabrakan Dengan Minibus Di Jl. Raya Kudus Pati

‎KUDUS, TRIBUN –  Sebuah kecelakaan terjadi antara Bus Safari Dharma Raya, B 7168 IV‎, jurusan Jakarta – Nusa Tenggara Barat (NTB) di Jalan Raya Kudus – Pati, turut Desa Klaling, Kecamatan Jekulo, Rabu (21/6) sekitar pukul 04.15 dengan sebuah minibus Suzuki Carry.

Bus yang dikemudikan oleh Budi Sulistiyo (57), warga Balikpapan, Kalimantan Timur, bertabrakan dengan sebuah minibus Suzuki Carry Futura, ‎H 8655 EE, yang dikemudikan oleh Moh. Agus Susanto (29), warga Desa Wonoketingal, Kecamatan Karanganyar, Demak, yang melaju dari arah berlawanan, atau dari timur ke barat.
Dalam peristiwa tersebut, pengemudi minibus, Moh. Agus Susanto dan seorang penumpang lain, atas nama Agus Siswanto (32), mengalami luka parah. Kedua korban akhirnya meninggal saat pejalanan menuju RS Mardi Rahayu. ‎‎
Seorang penumpang bus, Fatimah Abbas (47), mengatakan saat kecelakaan terjadi, ia baru saja tertidur.

Namun kendati duduk di kursi deretan depan, samping‎ sopir, ia tak mengetahui secara persis kronologi kecelakaan tersebut.
“Saya baru saja tertidur usai menerima telepon dari anak, bangun-bangun ini saya sudah terluka terkena pecahan kaca,” ujarnya, sembari men‎unjukkan luka di keningnya.
‎Selain luka di kening, Fatimah juga menderita luka lecet di kedua tangan, serta kaki kanan. Menurut dia, semua penumpang bus selamat. Mayoritas dari mereka hanya mengalami luka-luka ringan.
“Hanya lecet-lecet saja, tapi tetap saja peristiwa ini membuat saya shock,” tuturnya.
Senada disampaian penumpang lainnya, Devi (22). ‎Saat kejadian, ia yang duduk di deretan kursi bagian tengah, sedang dalam kondisi tertidur.
“Bangun-bangun karena benturan cukup keras. Lihat ke depan, bus sudah hampir terjebur area persawahan,” ucap dia, yang juga hanya mengalami luka ringan.‎

Sementara itu, sopir bus Safari Dharma Raya, Budi Sulistiyo, mengatakan saat kecelaan terjadi, ia dalam kondisi stabil dan tidak mengantuk.

Menurut Budi,  sesaat sebelum kecelakaan terjadi, ia melihat mobil yang melaju dari arah berlawanan tersebut berjalan zig-zag dan oleng.
Ia pun membanting setir ke kanan, berniat menghindar agar tak terjadi kecelakaan. “‎Namun, pada akhirnya kecelakaan tak dapat dihindarkan,” tuturnya.
Disampaikan, bus yang dikemudikannya mengangut sekitar 30 penumpang, dengan tujuan NTB. Bus berangkat dari kawasan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, pada Selasa (20/6) sekitar pukul 15.00.
Kasatlantas Polres Kudus, AKP Eko Rubiyanto, mengatakan total terdapat empat orang yang menumpang minibus Suzuki Carry Futura, termasuk pengemudi. “Dua korban meninggal dunia saat perjalanan ke rumah sakit,” ujarnya.

Dua korban yang meninggal dalam perjalanan ke rumah sakit adalah Moh Agus Susanto (29) dan Agus Siswanto (32). Sementara, dua korban lain yang mendapat perawatan di RSU Nurussyifa Jekulo: Ustadi (28) dan Akbar (30). Keempatnya merupakan warga Desa Wonoketingal, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Demak.
Humas RS Mardi Rahayu, Maria Reni, mengakui memang terdapat dua korban kecelaan di Jekulo, yang dibawa ke rumah sakit tempatnya bekerja. ‎

“Dua orang korban kecelakaan di Jekulo, dibawa ke sini. Saat sampai di sini, kondisinya sudah meninggal dunia. Keduanya mengalami cidera berat di kepala,” kata Reni.‎ **yan/hmy