Tajam News

Peringati Hari Kemerdekaan, Ratusan Warga Kampanye Tolak Negara Islam

REMBANG,MediaTajam.Com _Ratusan Warga di Desa Kasreman Kecamatan Rembang melakukan kampanye tolak negara islam, untuk memperingati 72 Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia, Minggu (27/8/2017).

Ratusan Warga itu melakika pawai dengan bejalan mengelilingi desa dan mengampanyekan tolak negara islam.

Arif Yulianto, Koordinator acara mengatakan, masyarakat perlu di beritahukan bahwa Indonesia merupakan negara yang sejak berdiri masyarakatnya bersifat majemuk, sehingga tidak sesuai apabila diterapkan negara islam.

Selain kampanye tolak negara islam, dalam kegiatan itu masyarakat juga melakukan aksi cinta budaya. Yaitu dengan menggunakan kostum pakaian daerah, sebagai wujud cinta budaya indonesia.

“Masyarakat menolak negara islam. Karena saat kita meraih kemerdekaan pahlawan kita berasal dari berbagai suku dan agama. Itulah alasan kami menolak negara islam,” ujarnya.

Mukhammad Fadlil, salah satu pemuda setempat juga menyatakan menolak negara islam. Ia mengatakan, Indonesia bukan hanya milik orang islam saja, tapi milik semua agama sebagaimana dasar Negara Indonesia (Pancasila, red.).

Ia menambahkan, selain melakukan pawai dalam memperingati hari kemerdekaan, masyarakat juga melakukan berbagai lomba khas nuansa tujuhbelasan dan diakhiri dengan pentas seni dari pemuda dan anak-anak desa Kasreman.

“Saya berharap dengan kegiatan peringatan hari kemerdekaan ini, rasa nasionalisme tumbuh dalam setiap diri masyarakat. Sehingga Indonesia tetap bersatu, aman, dan sejahtera,” imbuhnya.

“Bagaimanapun kita adalah Pancasika, kita Indonesia, dengan kekayaan alam, suku, dan budayanya yang menjadikannya menjadi sebuah negara yang dikagumi negara-negara lain,” pungkasnya.**Hasan/Narto