REMBANG,MediaTajam.Com_Bupati Rembang H Abdul Hafidz berjanji akan terus memperhatikan dan memperjuangkan kesejahteraan bagi para guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD ) yang mana perjuangan itu saat ini masih menjadi isu strategis
Janji itu disampaikan Bupati Rembang Abdul Hafidz didampingi Wakil Bupati Bayu Andriyanto saat memberikan sambutan pada Peringatan HUT Himpunan Pendidik Anak Usia Dini (HIMPAUDI) ke 12 tingkat Kabupaten Rembang yang dilaksanakan di alun- alun setempat, Rabu (30 Agustus 2017)
“Salah satu tujuan dari didirikannya HIMPAUDI ini juga untuk akreditasi PAUD. Saat ini mungkin masih ada toleransi, tapi ke depan bisa saja dana bantuan operasional PAUD tidak bisa diberikan untuk PAUD yang belum terakreditasi,”terangnya
Sementara itu, Ketua HIMPAUDI Rembang, Fenti Yusnia Alfasanah saat ini HIMPAUDI pusat, tengah memperjuangkan status guru PAUD. Guru PAUD masih tidak dianggap sebagai guru, padahal mereka juga melakukan kegiatan yang sama dengan apa yang dilakukan oleh guru ditingkat TK, SD dan jenjang pendidikan diatasnya.
Dengan perjuangan HIMPAUDI pusat tersebut, Ia meminta para guru PAUD di Rembang bisa menunjukkan kualitasnya. Yang ada di daerah bisa memantaskan dirinya setara dengan guru di jenjang pendidikan lainnya dan pantas dianggap guru.
“Kami di sini memotivasi rekan- rekan di sini agar menunjukkan bahwa kita pantas dianggap sebagai guru. Kita layak disandingkan dengan yang lain, ” ujarnya.
Ia pun mewakili guru PAUD di Rembang atas perhatian dari Pemkab Rembang. Pemkab telah meningkatkan kesejahteraan guru PAUD.
Yang semula hanya Rp. 200 ribu per bulan sekarang sudah Rp. 400 ribu dengan masa kerja 7 tahun lebih, 300 tahun 5 sampai 7 tahun masa kerja dan Rp. 200 ribu untuk 2 sampai 5 tahun masa kerja.**Hasan Yahya


