Lifestyle

UNIKA Soegijapranata Semarang Keduakalinya Gelar Lomba Fisika Berbasis Android .

ketua penyelenggara Lomba Fisika APHICS 2017. Dr. Leonardus Heru Pratomo, ST. MT saat memberikan penjelasan kepada awak Media .Foto(Moh Utomo)

Semarang.Mediatajam.Com.Mahasiswa Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Katolik (UNIKA) Soegijapranata Semarang akan menggelar Lomba Fisika berbasis Android APHICS (Android Physics Measurement Competition) yang akan berlangsung di GOR Jetayu Pekalongan pada 17 September mendatang.

Kegiatan ini sudah berlangsung yang keduakalinya setelah yang pertama di gelar di semarang ternyata sukses banyak respon dan peminatnya  sehingga kali ini Unika Soegijaprata di percaya oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jateng  untuk mengelar kegiaytan serupa .

Grady  selaku ketua panitia mengatakan ,salah satu kemajuan Teknoligi pesat adalah pada bidang  elektronik dan komunikasi ,salah satu contoh teknologi yang sering di pakai seharai- hari kata dia adalah ponsel pintar atau Semartpone.

“Di dalam Semartpone   ini dapat di pasang aplikasi- aplikasi yang memudahkan kehidupan kita sehari –hari seperti contoh ,kita dapat mengukur kemiringan suatu benda ,menentukan arah,mengabadikan momen berharga kita dan sebagainya namun masih banyak anak muda  yang belum dapat memaksimalkan  penggunaan dan potensi yang terdapat di Semartpone,” jelas Grady kepada media di semarang Selasa (12/9/2017.

Untuk itu lanjut Grady  Mahasiswa Elektro Fakultas Teknik Universitas Katolik (UNIKA) Soegijapranata Semarang  menggelar lomba yang di maksudkan untuk mengenalkan manfaat lebih dari sekedar semartpone yang hampir setiap orang memilikinya ,untuk keperluan dalam bidang akademik seingga anak muda dapat memaksimalkan penggunaan semartpone dengan aplikasi-aplikasi yang sudah tersedia.

Hal senada juga di sampaikan ketua penyelenggara Lomba Fisika APHICS  2017. Dr. Leonardus Heru Pratomo, ST. MT. Bahwa pada 2016 lalu pihaknya pernah menggelar kegiatan serupa dan mendapat respon bagus, karena peserta yang ikut juga banyak.”Untuk itu tahun 2017 kami diminta untuk menyelenggarakan kembali bertepatan dengan digelarnya pameran Produk Inovasi 2017,”jelas Heru .

Lomba fisika APHICS sendiri diadakan untuk para pelajar tingkat SMA/SMK di Jawa Tengah.kegiatan ini lanjut Heru adalah untuk mengembangkan ilmu fisika dengan mengedukasi menggunakan smartphone sebagai media lomba.

“Selama ini para pelajar menggunakan HP hanya untuk chat, game atau komunikasi saja. Sebenarnya Smartphone bisa digunakan untuk berbagai macam pengukuran atau teknik-teknik dalam fisika,” bebernya.

Sebelumnya pihaknya juga telah mendownload dan mencoba langsung keakuratan aplikasi tersebut dan hasilnya 99 persen sempurna. Selain itu pihaknya juga ingin memodifikasi aplikasi APHICS untuk hal-hal positif seperti pengukuran detak jantung dan yang bersifat bio medic.

Adapun dalam peraturan lomba nanti diantaranya setiap sekolah hanya bisa mengirimkan maksimal 4 team dimana satu team terdiri dari 2 orang siswa dan 1 pembimbing. Untuk technical meeting akan dilaksanakan tanggal 16 September dan pelaksanaannya pada 17 September.

Sedang materi yang dilombakan adalah pengukuran ketinggian benda, pengukuran kuat medan magnet suatu benda, penentuan arah, penyetelan kemiringan suatu benda dan pengukuran penyaringan bunyi.

Dalam kegiatan ini pihak Unika  menargetkan  25 hingga 50 peserta, yang mana setiap team akan menggunakan smartphone dan disarankan menggunakan aplikasi toolbox-smart, handy measurement tools sebagai alat ukur selama perlombaan berlangsung nanti.

Untuk para pemenang panitia juga telah menyediakan penghargaan tiap –tiap kategori  seperti juara Umum maupun juara harapan berupa , Pial,Sertifikat ,Goodie Bag hingga uang pembinaan.**(Tomo)