Tajam News

Dinilai Kinerjanya Bagus, Gus Kamil : Kasus Letkol Darmawan Perlu Dipertimbangkan

KH Majid Kamil MZ

REMBANG ,MEDIATAJAM.COM _Insiden perlakuan fisik yang dilakukan oleh Dandim 0720 Rembang Non aktif Letkol Inf Darmawan Setiady kepada Kades Jambangan Kecamatan Sarang yang terjadi pada Jumat (10/11/2017) mengundang perhatian publik.

Terlebih bagi forkopimda yang ada di Rembang salah satunya Katua DPRD Rembang KH Majid Kamil MZ. Sebab putra tokoh ulama kharismatik KH. Maimun Zubair tersebut sangat bangga sekali dengan kinerja Letkol Inf Darmawan Setiady sebelum dinon aktifkan dari jabatannya sebagai Dandim 0720 Rembang bahkanq Ketua DPRD Rembang Majid Kamil MZ mengatakan ia sangat mengapresiasi kinerja dandim lama.

“Kalau dengan sesepuh (Ulama) Rembang sangat santun, dengan kita (DPRD) juga sangat komunikatif. Terlebih di saat program TMMDnya, sangat bagus membangun pembangunan di desa desa terpencil,” katanya.

Di sisi lain, ia juga berharap supaya para pimpinan TNI yang ada dapat mengevaluasi dan mempertimbangkan hal itu. Dan menurut dia, jangan hanya terpengaruh berita di media sosial sehingga Darmawan dinon jobkan dari jabatannya.

“Kalau memang alasannya itu, maka setidaknya ada pertimbangan sendiri, ada pengkajian oleh atasannya. Sebab selama ini Dandim lama (Darmawan) juga sangat bagus berkinerja. Kita sebagai DPRD saja bisa menilai itu,” paparnya.

Dia melanjutkan, Dandim lama sangat memberikan kontribusi bagi Rembang. Dan kalau memang masih dibutuhkan untuk menjadi pimpinan, menurut dia, setidaknya pimpinannya dapat memberikan kesempatan.

Yang jelas tidak serta merta dinon jobkan. Sementara itu, ia juga menduga bahwa spontanitas kejadian itu diduga lantaran adanya agenda peringatan hari pahlawan yang kurang terkoordinir oleh Pemkab Rembang. “Insiden itu bertepatan dengan hari pahlawan. Peringatan (hari pahlawan) itu tak seperti tahu sebelumnya yang memberikan jadwal secara berurutan. Namun kemarin (Jumat) jadwalnya sangat rancu.

Forkompimda terkesan sendiri sendiri Mungkin kerancuan itu (jadwal) membawa suasana sendiri pada sambutan Dandim saat mengisi di Rakor Pengawasan Dana desa di Pendapa beberala waktu lalu,” ujarnya.

“Kalau peringatan hari pahlawan tahun sebelumnya itu seluruh forkopimda selalu bersama, bareng, urut dan lainnya. Baik di saat upacara, tabur bunga dan ziarah. Namun tahun ini justru berbeda semua sangat rancu,” imbuhnya.** Hasan Yahya