Tajam News

Baliho Partai Berukuran Besar Masih Marak

REMBANG ,Mediatajam.Com _  Kendati Panitia Pengawas (Panwas) Kab Rembang telah menertibkan ratusan alat peraga kampanye (APK) di seluruh wilayah Kab Rembang, namun masih ada saja baliho partai terpajang di beberapa Kecamatan

Berdasarkan pantauan media tajam di lapangan Kamis (8/3/2018) ada dua baliho berukuran cukup besar di sebelah selatan tugu pasar kota Rembang dan tepi Jalur Pantura turut tanah Desa Tanjungan Kec Kragan

Pada baliho yang ada di bundaran tugu pasar terdapat gambar sosok wakil Bupati Rembang, Bayu Andriyanto. Namun, dalam baliho tertera jabatannya sebagai Ketua DPD Partai Nasdem Rembang dan gambar nomor urut pencoblosan partai Nasdem, nomor 5.

Salah seorang pedagang kaki lima di sebelah tugu yang enggan disebutkan namanya mengaku heran. Sebab beberapa waktu lalu ia sempat melihat pihak terkait tengah menertibkan atau mencopot baik itu banner, spanduk yang berkaitan dengan partai politik.

“Lha kemarin kemarin kan ada pencopotan gambar partai. Tapi ini kok ada gambar segede itu. Kalau pencopotan sih saya tak tahu aturannya apa. Namun ini kok ada lagi,”tanya PKL tersebut.

Menanggapi hal tersebut, ketua panitia pengawas pemilu (panwaslu), Totok Suparyanto menegaskan bahwa sesuai peraturan yang berlaku, pemasangan baliho tersebut tidak diperbolehkan.

“Habis dicopot, ada lagi. Ya kami prosesnya sesuai mekanisme. Secara aturan memang nggak boleh,” tuturnya.

Di sisi lain, mengenai langkah yang ada, pihak Panwas tidak serta merta bisa langsung mencopot baliho tersebut. Sehingga nantinya pihaknya akan membuat surat rekomendasi pencopotan terlebih dahulu kepada KPU Rembang. Selanjutnya akan ditindak lanjuti oleh KPU dengan yang bersangkutan.

“Pertama, kami buat surat rekomendasi ke KPU agar memerintahkan untuk dicopot. Jika surat KPU tidak diindahkan maka Panwaskab berkoordinasi dengan Satpol PP menertibkan atau melepas,” jelasnya.

Sebelumnya, sebanyak 221 Alat Peraga Kampanye (APK) ilegal yang bertebaran di sejumlah titik di Rembang, ditertibkan, Selasa (6/3/2018). Penertiban APK Ilegal dilakukan oleh Panitia Pengawas Pemilu (Pawaslu) bekerja sama dengan Satpol PP **Hasan Yahya