Tajam News

BNNP Jateng Musnahkan 370 Gram Sabu Dan 230 Gram Ganja Gorilla

Semarang,mediatajam.com – BNN Provinsi Jawa Tengah melaksanakan pemusnahan barang bukti narkotika pada Selasa 25 Mei 2021.Ini merupakan dalam rangka menjalankan mandat pasal 91 Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika yang memerintahkan pemusnahan barang bukti narkotika.

Adapun barang tersebut sudah mendapat ketetapan oleh pengadilan dari Kejaksaan Negeri Banyumas, Kejaksaan Negeri Jepara, Kejaksaan Negeri Pati, Kejaksaan Negeri Kab. Semarang dan Kejaksaan Negeri Kota Semarang.

Barang bukti yang dimusnahkan antara lain seperti narkotika golongan I jenis sabu-sabu dan narkotika I jenis ganja sintetis.

Kepala BNNP Jateng Brigjen Purwo Cahyoko mengungkapkan bukti narkotika yang dimusnahkan antara lain seperti sabu-sabu sebanyak kurang lebih 370 gram dari total kurang lebih 400 gram yang disita. Sementara untuk ganja sintetis yang dimusnahkan sebanyak 230 gram dari total yang disita.
Sisanya disisihkan untuk uji laboratorium dan pembuktian di persidangan,” tambah Purwo.

Semua barang bukti itu didapat oleh BNN Jateng Jateng dari 4 lokasi kejadian yang berbeda. Yakni Banyumas, Ambarawa, Jepara dan Pati.

Purwo menambahkan, dari mana semua barang narkotika itu didapat. Untuk sabu yang sebanyak 27 gram didapat dari ungkap kasus di Jepara dengan tersangka Deni, Rosid dan Andi.

Kemudian Ganja Sintetis di Banyumas sebanyak 233 gram dari tersangka Ita, Dino dan Rian. Selanjutnya di Ambarawa dengan sabu 200 gram atas nama Imron, Rojikin dan Zainur.
“Terakhir pengungkapan kasus di Pati dengan Sabu seberat 150 gram, atas nama Arif Setiawan, Trinatan, dan Lukman alias Monyos,” papar Purwo.
Pengungkapan dan penangkapan ini menurut Purwo, merupakan bentuk dan sinergitas aparat penegak hukum di wilayah Jawa Tengah.

Selain itu, adanya peran serta aktif dari masyarakat dalam melaporkan adanya dugaan tindak pidana narkotika juga mendukung program pemerintah untuk memberantas penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika, khususnya di wilayah Jawa Tengah.

“Kita harus bersama-sama ikut berperan dalam memberantas narkoba. Ini bisa merusak generasi bangsa,” pungkasnya.**SEF