Tajam News

Dapat Keluhan Debu , PT Pualam Emas Perkasa Lakukan Penyiraman Di Jalan Lingkar Ngotet

REMBANG,Mediatajam.Com  – Sejumlah warga Perumahan Permata Hijau Kelurahan Ngotet Kecamatan Rembang yang lokasinya tepat di jalan lingkar selatan jengkel. Pasalnya, jalan yang menghubungkan dari perempatan Galonan-Ngotet-Weton dan pertigaan tireman ini berdebu lantaran padatnya lalu lintas kendaraan besar dari berbagai perusahaan .

Selain itu, kondisi jalan yang tengah rusakpun ikut menambah kondisi jalan ini sangat memprihatinkan. Terutama saat siang dan sore hari.

Salah satu warga Ngotet Sutono mengatakan, kondisi jalan berdebu harus diperbaiki. Sebab sangat mengganggu masyarakat.

Selain itu, ia juga mengaku jika debu debu jalanan ini mengakibatkan masyarakat di sekitar jalan lingkar harus disibukan dengan bersih bersih debu.

“Tiap hari harus ngepel, bersih bersih dinding. Bahkan masjid yang ada di sini pun harus selalu di pel tiap hari bahkan sore harinya,”urainya.

Kemudian saat ditanya mengenai penyiramannya, ia mengutarakan bahwa masyarakat setempat menyirami sendiri dengan menggunakan air pam.

“Masyarakat menyirami jalan ini menggunakan air pam. Dan setahu saya penyiraman mobil tangki di jalan ini malah terlihat terakhir kali pada 3 bulan yang lalu,”ucapnya.

Menanggapi adanya keluhan warga tersebut salah satu perusahaan bongkar muat. PT Pualam Emas Perkasa langsung melakukan penyiraman

Direktur utama PT Pualam Emas Perkasa Putut Sutopo saat dikonfirmasi mediatajam.com mengatakan pihaknya mengetahui adanya keluhan debu itu setelah membaca surat kabar

“Saya tau adanya keluhan warga itu dari media begitu tahu saya langsung memerintahkan karyawan kami dilapangan untuk segera melakukan penyiraman .Penyiraman ini kami lakukan bekerjasama dengan pak Fachtur Roji dari pihak PT Semen Gresik . Penyiraman ini untuk mengantisipasi dampak debu “terangnya

“Utuk penyiraman yang kami lakukan ini hanya selama pekerjaan pengiriman batu bara dari pelabuhan Sluke ke Pabrik Semen Kadiwono Bulu selesai atau selama tiga hari pagi dan sore .”pungkasnya .**Hasan Yahya