Tajam News

Datanya Dipake Untuk Menikah, Perempuan Ini Dirugikan 25 Juta

Cianjur,mediatajam com – SM (28) perempuan asal Pati yang saat ini bekerja dan tinggal di Cianjur Jawa Barat menjadi korban penipuan yang dilakukan oleh kenalannya dari Facebook yang mengaku bernama Ivan. Atas peristiwa itu korban mengalami kerugian senilai 25 juta rupiah.

Menurut SM, dia berkenalan dengan Ivan sekitar awal bulan Oktober 2021 dalam perkenalan itu ia dimintai tolong untuk membelikan dia Handphone dan mengambilkan motor yang disita oleh kerjaan Ivan karena dia melakukan pelanggaran.

“Karena kasihan dan tidak tahu ada pengaruh apa kok saya bisa menurut, lewat teman saya kemudian memberikan sejumlah uang untuk membelikan dia Handphone dan mengambilkan motor yang di tahan perusahaan tempat Ivan bekerja”, cerita SM kepada mediatajam melalui sambungan telpon pada Rabu (22/12/21).

SM menceritakan, setelah peristiwa itu hubungan mereka berlanjut dan Ivan menjanjikan akan menikahinya dengan meminta data KTP,KK,Ijazah dan dua surat dari desa.

“Ivan menjanjikan saya akan dinikahi dan meminta beberapa surat-surat saya karena percaya akhirnya saya kirimkan data itu dan undangan juga sudah dibuat atas nama saya dan Ivan, namun saat hari resepsi pernikahanpun saya tidak dikasih kabar dan tidak hadir di sana.Jadi malahan si Ivan menikah dengan perempuan lain”, ungkap SM dengan menahan sedih.

Menurut SM peristiwa pernikahan itu terbongkar setelah ternyata yang menikah dengan Ivan itu adalah temannya sendiri dan telah diusir dari rumah Ivan karena tidak bisa membayar sejumlah uang resepsi yang diminta.

“Yang aneh mas, saat pernikahan itu mempelai wanita bukan saya tapi kok bisa terjadi pernikahan dan surat nikah yang jadi foto dan atas nama saya, dan sekarang mempelai wanita itu infonya juga sudah d usir dari rumah dia”, tambahnya.

Atas peristiwa ini pihaknya tidak terima dan telah melaporkan masalah ini ke Polres Cianjur, dalam hal ini SM menuntut pihak Ivan dan KUA harus merevisi nama didalam surat nikah menjadi nama wanita yang disaat dipelaminan dinikahi karena secara fakta merekalah yang melakukan pernikahan.

Ia juga meminta Ivan mengganti semua kerugian SM yang telah dipermalukan secara moril dan dirugikan secara finansial.

Sementara itu Yani saudara SM mengatakan, jika pihaknya sudah menunjuk kuasa hukum dari LBH Tajam untuk mengurus permasalahan ini.
“Mohon kepada aparat penegak hukum untuk segera menindaklanjuti masalah ini, Ivan harus mempertanggungjawabkan perbuatannya”, katanya.

Yani mengungkapkan banyak kejanggalan dalam pernikahan itu karena sebenarnya surat-surat banyak yang kurang dan sebelumnya surat nikah tersebut ditahan di KUA Pacet Cianjur sebelum akhirnya diberikan oleh Pengadilan Agama Cianjur.

“Pihak desa yang sempat saya hubungi mengakui jika banyak surat dan syarat nikah yang kurang namun kenapa bisa dilaksanakan”,pungkasnya.**Nu/Madi