MAKASSAR,MEDIATAJAM.COM _ Pedagang balong udara daeng Mado( 63) warga jln rajawali lorong 10 kel Lette kec Mariso kota makassar, sangat menyesalkan atas perlakuan oknum satpol pp terhadap dirinya, yang pada saat itu lagi melepaskan lelah di depan masjid terapung pantai losari sambil menunggu waktu shalat tiba.
Saat itu minggu (23/7/17) Daeng mado yang sehari harian nya berjualan balon udara, bercerita ke mediatajam.Com saat itu dirinya berangkat dari kediamannya menggunakan sepeda dengan maksud mencari rejeki untuk menafkai istri dan anak – anaknya, setiba di jln penghibur pantai losari ia mampir di masjid terapung yang berada di anjungan pantai losari untuk melepaskan rasa lelahnya sembari menunggu waktu shalat.
Tidak lama berselang tiba tiba saja datang 3 orang oknum satpol pp mengagetkan dirinya sambil memaki maki dirinya yang saat itu sedang berbaring, melepaskan lelah di depan masjid tersebut. ” bapak jangan jualan disini kalau mau jualan dihutan saja” iapun menjawab perkataan oknum tersebut, “saya tidak jualan disini nak” saya cuman beristirahat sebentar sambil menunggu waktu shalat tiba, setalah saya shalat saya pasti pergi dari sini nak untuk jualan ditempat lain saya tau nak kalau disini dilarang jualan”,ungkapnya.
Tapi tetap saja saya di usir disuru pergi oleh oknum satpol pp itu, saya sangat kecewa atas perlakuan oknum tersebut dan perkataannya sangat menyakiti hati saya, dia suru saya jualan di hutan, seharusnya orang yang berpendidikan tidak bicara seperti itu apa lagi ke orang tua seperti saya.
Ucapnya “Saya berharap ke bapak wali kota agar oknum yang pada saat itu bertugas dianjungan pantai losari agar di beri pembinaan dan sanksi tegas supanya tidak ada lagi kejadian seperti yang saya alami saat ini”,tutupnya.**Wawan/Rudy


