Tajam News

Diduga Akibat Perkelahian Siswa MTs Disarang Meregang Nyawa

REMBANG,Mediatajam. Com_Diduga akibat perkelahian seorang siswa Mts Mambaul Ilmi Nafi Gunungmulyo Kec Sarang bernama M Roghib (15) tahun warga RT 6 RW 2 Desa Gunungmulyo Kecamatan Sarang meregang nyawa Selasa (20/2/18) malam.

Paman korban, Kasmuni menceritakan ,awalnya korban pada hari Senin (19/2) kemarin sepulang sekolah dalam keadaan tidak baik. Saat itu matanya lebam seperti bekas tindak kekerasan, selain itu wajahnya nampak pucat dan lemas.

“Pas sekolah, pulang-pulang kok memar semua. Ditanyain bapak dan ibunya gak ngaku, bilangnya cuma kecantol bambu. Ditanyai gitu ya sudah. Nah setelah itu anaknya kok baringan terus di kasur di rumah, sampai ketahuan dia pucat dan lemas,”ungkapnya , Selasa (20/2/18)

Hingga Selasa siang, kata Kasmuni, lantaran kondisi keponakannya tak kunjung membaik. Sehingga oleh orang tuanya , korban dibawa ke Puskesmas Sarang untuk mendapatkan perawatan medis. Korban dinyatakan meninggal saat dirawat di Puskesmas

“Senin kemarin matanya memar lalu dibawa ke Puskesmas jam 2 siang tadi. Sebab pastinya belum tau. Tapi ini bukan hanya cerita, banyak yang tau, kalau dia sebelumnya terlibat perkelahian dengan temannya disekolah Temannya tau, gurunya pun tahu,” jelasnya.

Kasatreskrim Polres Rembang AKP Kurniawan Daeli yang turun ke lapangan bersama tim Inafis , menyebutkan pihaknya akan mendalami penyebab kematian korban terlebih dahulu. Untuk penyelidikan, jenazah korban dibawa ke RSUD dr R Soetrasno Rembang malam ini.

“Usia sekitar 15 tahun, nah untuk sementara masih dalam pengecekan awal secara medis oleh rekan-rekan kita dari Puskesmas. Kita bawa almarhum ke RSUD untuk memastikan penyebab kematiannya. Untuk otopsi nanti tergantung prosesnya, bisa pakai visum luar atau lainnya. Kalau masalah perkelahian saya belum tau,” ungkapnya.

Sementara itu Pengurus Mts Mambaul Ilmi Nafi Gunungmulyo kepada redaksi mediatajam.com melalui wa membantah jika meninggalnya siswanya bukan karena perkelahian, tetapi karena bunuh diri. “Sebagaimana klarifikasi polisi yang kami terima, bahwa meninggalnya korban karena bunuh diri dan tidak ada kaitannta dengan perkelahian siswa”, tulis pengurus Mts Mambaul Ilmi Nafi .**Hasan Yahya