REMBANG,MediaTajam.com _ Kendati telah ditertibkan dan telah di sweeping oleh jajaran Satuan Polisi Pamong Praja (pol PP) Pedagang Kaki Lima (PKL) dikawasan alun alun kota Rembang hingga hari ini H+4 lebaran membiarkan meja dan grobak jualan di alun alun akibat pembiaran itu pemandangan wajah kota tampak kotor
Kepala seksi penegakan perda pada Satuan Polisi Pamong Praja Nurwanto kepada wartawan mengungkapkan , pihaknya sudah mengadakan penertiban, menjelang dan usai salat idul fitri belum lama ini.
Penertiban dilakukan dengan mengambil grobak dan meja para PKL yang sengaja ditinggal pemiliknya. Menurutnya, hal tersebut tidak lantas membuat para PKL merasa jera.”ungkapnya
Lebih lanjut kata Nurwanto, pihaknya memberi batas toleransi tidak membongkar pasang tenda yang dinilai sudah seragam itu. Namun, untuk meja, dan gerobak, serta perlengkapan jualan lain tidak boleh ditinggal di seputaran alun-alun, karena akan mengganggu kerapian kota.
Nurwanto menyampaikan, rata-rata para PKL ogah-ogahan membongkar pasang tenda, karena menjelang dan saat lebaran seperti ini, para pedagang tempat ini, ramai pembeli. , terkadang jualan sampai pagi.
Hal tersebut yang membuat para PKL lebih memilih meninggalkan grobak di area alun-alun begitu saja.”terangnya.**Hasan Yahya


