Semarang .Mediatajam.Com-Perlintasan sebidang Jalur KAI khususnya di wilayah Jawa Tengah baik yang di jaga maupun yang tidak di jaga hingga saat ini cukuplah banyak sehingga diharapkan dari pemerintah pusat,Pemerintah Provinsi maupun kabupaten/Kota semua harus bersinergi untuk menangani masalah perlintasan sebidang tersebut .
Hal itu di sampaikan Kepala Seksi Kereta Api Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Tengah Fajar Ahmad .Usai acara Dialog bersama parlemen Jateng dengan mengambil tema ‘Keselamatan Di Perlintasan Sebidang ‘ di Hotel Pandanaran Semarang Senin (14/8/17).
Bahkan menurut Fajar,kedepan perlintasan itu sesuai UU 23 PP 56 nanti semuanya perlintasan tidak sebidang lagi mengingat saat ini seluruh jalur Kereta Api sudah hampir semua double track sehigga kata dia potensi kecelakaan sangat tinggi .
“Untuk mengurangi kecelakaan nanti kita akan buatkan Fly Over atau Underpass sehingga nanti tidak ada pertemuan sebidang dengan jalan raya “,jelasnya .
Lebih lanjut Fajar mengungkapkan,dari data yang ia miliki perlintasan kereta Api di Jawa Tengah yang sudah di jaga ada 312 perlintasan sedangkan yang tidak di jaga mencapai 1091 perlintasan ,untuk itu dinas perhubungan mengakui hal itu yang sat ini masih menjadi permasalahan .dan harapanya kedepan bisa menjadi perhatian serius bagi semua pihak ,sehingga akan tercipta suasana Aman di kalangan Masyarakat .
“ dan kami himbo pada semua masyarakat yang akan melewati perlintasan ada maupun tidak ada kereta apai agar mereka tetap berhenti di perlintasan , toleh kiri toleh kanan sehingga nanti lebih pasti bahwa itu aman barulah melintas”Himbonya .
Selain itu Dinas Perhubungan hingga saat ini juga terus memasang rambu rambu di semua perlintasan baik yang ada maupun tidak ada penjaganya . “ nanti kita secara bertahap akan melengkapi semuanaya termasuk di 1091 perlintasan yang tidak di jaga itu “Pungkasnya . (Tomo)


