Tajam News

Dokter Spesialis Paru RSUD dr R Soetrasno Ungkap Tips Jitu Penanganan Ketika Terpapar Covid-19

REMBANG, mediatajam.com – Sebagian besar pasien-pasien Covid-19 yang masuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr R Soetrasno Rembang merupakan produk isolasi mandiri (isoman). Hal itu diungkapkan oleh Dokter Spesialis Paru RSUD dr R Soetrasno Mulyadi belum lama ini.

Dokter Mul, sapaan akrabnya menjelaskan lama proses isolasi pasien Covid-19 sebenarnya dilakukan dengan waktu 10 hari. Ditambah tiga hari dengan catatan pasien sudah tidak memiliki gejala Covid-19.

Ia menerangkan, misal, ada penderita Covid-19 bergejala lima hari, kemudian hari setelahnya sudah tanpa gejala, maka pada hari ke 14 sudah bebas dari isolasi. Apabila masih ada gejala sampai hari ke 14, tetap dilanjutkan proses isolasinya sampai bebas dari gejala demam, batuk, pilek, dan nyeri tenggorokan. Pasalnya jika masih ada gejala, potensi penularan Covid-19 masih bisa terjadi.

“Misalkan contoh, saya ini sakit Covid-19 gejala saya selama lima hari. Hari ke 6, ke 7, dan seterusnya tidak ada masalah. Berarti nanti hari ke 14 saya lepas, kalau gejala saya masih ada sampai hari ke 15 apakah hari ke 14 saya keluar, kan tidak. Nanti hari ke 16, 17, 18 harus tanpa gejala. Yang dimaksud tanpa gejala itu tidak ada demam dan tidak ada gejala respirasi,” ungkapnya.

Pihaknya juga mengatakan tidak pernah memberikan perintah pasien Covid-19 harus isolasi selama 20 hari. Menurutnya setelah pasien melakukan pemeriksaan dan diberi obat, dalam lima hari pasien diminta untuk kembali melaporkan apakah kondisinya semakin membaik atau semakin memburuk.

Jika dalam 5 hari tidak membaik, pasien wajib untuk melakukan kontrol ke RSUD. Dari sana nantinya akan ada evaluasi tata laksananya untuk menangani pasien tersebut.

“Insyaallah selamat, saya menangani pasien Covid-19 di rawat jalan, poli khusus atau di tempat praktek selalu saya tekankan begitu. Pak Buk kontrol 5 hari lagi, kalau ada keluhan apa yang harus dilakukan dirumah. Satu klinis, pemeriksaan suhu, kapan suhu diperiksa, pagi sama sore. Berapa suhunya, harus dibawah 37,2. Itu penting, berikutnya adalah saturasi,” bebernya.

Dirinya pun mengungkapkan sejumlah fakta, ciri-ciri pemburukan kondisi dan membagikan tips jitu untuk menghadapi gejala dari penyakit Covid-19.

Fakta pasien covid-19 di Rembang:
– Berdasarkan studi, 80 persen pasien Covid-19 merupakan tanpa gejala
– 20 persen menjalani perawatan di rumah sakit
– Dari 20 persen tersebut, 5 persen berada di ICU

Ciri-ciri perburukan kondisi pasien Covid-19:
– Nafsu makan turun
– Masih demam
– Merasakan sesak

Tips aman menghadapi penyakit Covid-19:
– Monitoring penyakit dari awal
– Observasi diri selama lima hari
– Apabila tidak menunjukkan progres perbaikan, segera kontrol medis
– Tak perlu cemas ketika terdiagnosa Covid-19
– Kecemasan bisa memicu peradangan
– Mendapatkan obat yang tepat sesuai petunjuk medis
– Lakukan pemeriksaan dasar di laboratorium untuk screening dalam penentuan treatmen
– Mengukur saturasi
– Lakukan tengkurap 30 menit, setelah itu duduk 45 derajat 30 menit, miring 30 menit untuk mengatur sirkulasi oksigen. (MM)