Tajam News

DPRD Prov Jateng Dorong Percepatan Perbaikan Jalan Berlubang

Anggota Komisi D DPRD Jateng, Muhammad Ngainirichadi saat di wawancara usai acara Prime Topik

Semarang.Mediatajam.Com-Anggota Komisi D DPRD Jateng, Muhammad Ngainirichadi mendorong Pemprov Jateng segera memperbaiki jalan provinsi , terutama di jalan jalan yang ramai di lewati oleh masyarakat luas yang saat ini banyak berlubang

“Seperti kita ketahui ,akibat  curah hujan yang tinggi khususnya di Jateng beberapa waktu lalu saat ini mulai banyak bermunculan lubang –lubang yang menganga yang setiap saat bisa  menimbulkan kecelkaan  sehingga lagi-lagi masyarakat yang di rugikan”.jelas Richardi .dalam diskusi Prime Topik yang di siarkan langsung MNC Radio Trijaya dengan tema ‘Memantapkan Infrastruktur Jateng’ di  Hotel Noormans Jalan Teuku Umar Semarang, Senin (5/3/18).

Plt Kepala Dinas Bina Marga Jateng Hanung Triyono

Untuk itu pihaknya mendorong pada pemerintah dari tingkat nasional maupun provinsi untuk segera memperbaiki jalan yang berlubang terutama di ruas-ruas jalan yang rame di lalui oleh masyarakat .

“Seperti jalan di jalur sepanjang Rembang ke Semarang, Semarang ke Pekalongan kan masih banyak yang bergelombang.dan Beberapa ruas jalan  di jateng itu harus segera diperbaiki,” ujarnya

setiap pembangunan jalan  tambah Richardi ,pasti akan diikuti dengan adanya anggaran pemeliharan ,dan untuk anggaran di dinas Binamarga Provinsi kata dia sudah ada cadangan alokasi anggaran untuk perbaikan.

“Bina Marga Provinsi sudah ada alokasi anggaran untuk perbaikan jalan. Jadi kalau akan melakukan pemeliharaan tidak harus menunggu perubahan anggaran dan sistem penganggaran kembali,” tandas dia.

Sementara itu,Plt Kepala Dinas Bina Marga Jateng Hanung Triyono mengatakan,ruas jalan raya propinsi di seluruh wilayahnya hingga saat ini pembangunanya  terus di kebut bahkan,Ia menargetkan  bakal mulus tanpa lubang pada bulan Mei nanti .

Di akuinya tahap peningkatan jalan raya saat ini baru tercapai 80 persen. Sedangkan untuk pemelirahaan rutin baru terealisasi 10 persen.

“Untuk perbaikan jalan sudah dilakukan sejauh 830 kilometer dari ruas jalan Brebes sampai Kabupaten Banjarnegara, dan saat ini kami sedang mengebut perbaikan jalan di beberapa daerah, mulai Brebes, Pantura, lingkar selatan. Kami menargetkan pada Mei atau saat Lebaran tiba, semua ruas jalan provinsi Jateng sudah tidak ada lubang lagi.”beber Hanung.

Lebih jauh, ia menegaskan adanya alih fungsi seperti pada pemanfaatan badan jalan untuk lahan parkir dan tempat berjualan pedagang kaki lima tersebut cukup merepotkan pihaknya karena telah merubah pola pengaliran air dari jalan raya menuju saluran drainase.

Hambatan lain yang ia temukan di lapangan ialah adanya cuaca ekstrem. Padahal, ia mengklaim sampai Desember 2017 kemarin tidak ada satupun jalan raya di wilayahnya yang rusak.

“Kami mengamati selama lima tahun terakhir beban jalan sudah overload sampai 80 ton. Seharusnya kan hanya 20 ton. Makanya, untuk berberapa ruas jalan sudah ditingkatkan. Terutama pada posisi aspal lama wilayah Solo, Gemolong dan Purwodadi,”Pungkasnya. **Tomo