Semarang,mediatajam.com – YBM PT (Persero) PLN UID JATENG & DIY dengan Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) Jawa Tengah mengadakan program pelatihan keterampilan bekam kepada para dhuafa.
Pelatihan keterampilan bekam yang di inisiasi oleh IZI dan YBM PT (Persero) PLN UID JATENG & DIY terlaksana dua hari 31 Juli hingga 1 Agustus di hall hotel candi indah dengan peserta dhuafa yang sebelumnya sudah dilaksanakannya proses seleksi.
M.Khamdan kharis selaku perwakilan dari YBM PT(Persero) PLN UID JATENG & DIY mengatakan “Program YBM PLN selain kita memberikan langsung juga kita memberikan keterampilan kepada penerima manfaat untuk mengembangkan keterampilan dan menambah peluang untuk mencari rezeki, kita kerjasama dengan IZI untuk mengadakan pelatihan ini. Tentu kita mempunyai visi yang sama yaitu memberikan manfaat dan mensejahterakan umat, dan kalau penerima manfaat ini sudah sejahtera InsyaAllah akan memberikan manfaat kepada orang lain”
Sementara itu , Kepala Perwakilan IZI Jateng, Djoko Adhi Saputra mengatakan kegiatan ini sebelumnya pernah dilaksanakan dan dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat terdampak maka pelatihan itu kembali dilaksanakan.
“Program bekam yang harapannya menjadi program unggulan dalam pengolahan dana zakat untuk mengentaskan kemiskinan dari sisi memberikan keterampilan kepada mustahik/penerima manfaat dan kedepan akan dikawal progresnya. Kami sangat optimis dengan pelatihan bekam ini karena memiliki potensi yang besar, dari sisi manfaat untuk masyarakat juga mampu memberikan peluang peluang rezeki untuk para penerima manfaat pelatihan bekam ini,” ungkap Joko.
Jufri selaku penerima manfaat pelatihan bekam menyatakan sangat antusias mengikuti pelatihan ini.
” Saya ucapkan terimakasih sebesar besarnya kapada IZI dan YBM PT (Persero) PLN UID JATENG & DIY atas pelatihan keterampilan bekam, semoga keterampilan ini bisa memberikan manfaat yang besar untuk orang orang yang sakit serta menjadi peluang kami untuk mencari rezeki ,” katanya.
Pelatihan keterampilan bekam ini dilaksanakan dua hari dengan hari pertama penyampaian teori bekam dan hari kedua praktik.
Paska pelatihan bekam ini akan ada bakti sosial dimana menjadi wadah untuk para penerima manfaat mengimplementasikan ilmu bekam nya dan tentunya untuk menambah jam terbang supaya menjadi seorang pembekam yang profesional dan di akui oleh asosiasi legal bekam Indonesia PBI (Perkumpulan Bekam Indonesia).**SEF








