Tajam News

Groundbreaking , Kota Pusaka Lasem Resmi Dibangun Ini Pesan dan Harapan Kementerian PUPR

Rembang,mediatajam.com – Pembangunan kota pusaka Lasem yang berlokasi di alun – alun Lasem kini mulai resmi dibangun .Pembangunan ditandai dengan Groundbreakingatau peletakan batu pertama oleh Direktur Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yang diwakili oleh Sekretaris DirektoratJenderal Cipta Karya Didiet Arief Akhdia tWakil Ketua Komisi V DPR RI Arwani Thomafi, Kepala Satker Prasarana Permukiman Wilayah II Jawa Tengah Cakra Nagara dan Bupati Rembang Abdul Hafidz dan Muspida setempat Jumat, (3/8/ 2021).

Acara peletakan batu pertama dengan melalui protokol kesehatan (prokes) yang ketat siang itu juga dihadiri oleh tokoh agama dan tokoh
masyarakat serta Muspika Lasem.

Sekretaris Dirjend Cipta Karya, Didiet Arief Akhdiat dalam sambutannya mengatakan , perjalanan untuk sampai ketahap Groundbreaking cukup panjang.
Mulai dari perencanaan hingga penyusunan peraturan Bupati dan penyempurnaan Detail Engineering Design (DED) serta Rencana Anggaran Biaya (RAB).

Dari perencanaan yang telah disusun itu , Ia berharap kedepan bisa terwujud menjadi kawasan kota pusaka Lasem hingga bisa dimanfaatkan oleh
banyak masyarakat.

Didiet Arief Akhdiat berpesan, yang terpenting dalam pembangunan kota pusaka Lasem adalah tentang maintenance (pemeliharaan) dan pengoprasiannya. Karena kedepan aset kota pusaka Lasem akan dimiliki oleh Pemkab Rembang untuk kemudian dikelola dengan baik.

“Setelah pembangunan ini selesai yang perlu diperhatikan adalah terkait maintenance dan operasinya. Jadi ini tidak kalah penting, selain pembangunan yang perlu diperhatikan adalah pengoprasiannya. Pasti kami akan memindah aset ini kepada Pemkab Rembang untuk dikelola dengan sebaik-baiknya,” jelasnya.

Sementara itu Bupati Rembang Abdul Hafidz mengatakan Groundbreaking atau peletakan batu pertama merupakan sebuah kepastian dari impian masyarakat Rembang khususnya msyarakat Lasem dalam pembangunan kota pusaka Lasem. Oleh karena itu dirinya meminta kepada masyarakat Lasem agar mendukung proses pembangunannya.

Bupati Hafidz menerangkan, pembangunan kota pusaka Lasem dilaksanakan secara multiyears atau tahun jamak. Jadi pembangunan akan diselesaikan secara bertahap mulai 2021,2022 dan selanjutnya.

Dirinya meminta kepada masyarakat jika ada yang perlu dikonsultasikan agar segera disampaikan. Jangan sampai menjadi hambatan dalam proses pembangunan kota pusaka Lasem.

“Saya ingin menyampaikan kepada warga masyarakat dan tokoh masyarakat Lasem untuk mendukung keberadaan pembangunan ini. Sekiranya ada hal yang perlu dikonsultasikan, disampaikan saja. Ini merupakan sesuatu yang harus dijalankan, jadi saya mohon kepada masyarakat untuk bisa mendukung sepenuhnya,” bebernya.

Ditempat yang sama, Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah Jawa Tengah, Cakra Nagar dalam laporannya menyebutkan penataan kota pusaka Lasem kawasan alun-alun selama 360 hari. Dimulai 24 Agustus 2021 sampai 18 Agustus 2022 secara multiyears atau tahun jamak.

Lebih lanjut kata dirinya menerangkan kawasan alun-alun yang ditata seluas kurang lebih 13.000 meter persegi. Dengan rincian tanah alun-alun 2.350 meter persegi, tanah area pasar 3.000 meter persegi, dan tanah area masjid Lasem 8.177 meter persegi.(Hasan M Yahya)