Tajam News

Irjen.Pol.Arman Depari : BNN Akan Miskinkan Para Bandar Narkoba

SEMARANG,MEDIATAJAM.COM _ FWPJT (Forum Wartawan Provinsi Jawa Tengah) menggelar diskusi santai yang bertajuk “Narkoba Tak Bisa Binasa” pada hari Jum’at (20/04/18) yang menghadirkan nara sumber Deputi Pemberantasan BNN Pusat Irjen.Pol. Arman Depari.

Menurut  Irjen Pol Arman Depari, Indonesia merupakan pangsa pasar potensial bagi jaringan internasional pemasok narkoba. “Berapapun jumlah yang dipasok ke Indonesia itu pasti habis tak tersisa, jaringan internasional itu mengangggap indonesia ini sangat potensial menjadi market narkoba”, terangnya.

“Karena masih tingginya permintaan, jadi aliran narkoba itu terus datang ke Indonesia. Dan untuk jawa tengah ini merupakan daerah transit bagi peredaran narkoba”, tambahnya.

Ditambahkannya, saat ini Badan Narkotika Nasional (BNN) tengah fokus mengungkap Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) atas kasus peredaran penyalahgunaan narkoba.

Tujuan dari pengungkapan TPPU ini untuk menyita aset-aset para bandar narkoba yang berjumlah sangat besar. Arman menyebut ada dua kasus besar yang kini masih didalami BNN karena aliran sejumlah uang masuk ke negara-negara asing.

“Yang pertama, pencucian uangnya sampai ke 11 negara. Sedangkan yang kedua, ada 14 negara. Dua kasus ini sama-sama dari pengungkapan di Jakarta,” terang Irjen Pol Arman Depari.

Dalam hal ini, ia mengaku sedang berusaha membawa aset-aset mereka di luar negeri. Karena capaian angka dari dua kasus TPPU itu mencapai puluhan triliun rupiah.

“Dalam kasus ini,dana yang ada mencapai Rp 6.8 triliun. Sedangkan yang kedua senilai Rp 3.5 triliun. Dua kasus TPPU ini memang yang terbesar angkanya sejauh ini,” pungkasnya.**SEFRIN