Tajam News

Kapal Tongkang Bermuatan Batu Bara Tabrak Perahu Nelayan

REMBANG,Mediatajam. Com _ Tiga orang nelayan asal Desa Trahan Kecamatan Sluke masing masing bernama Zawawi (56), Supriyanto (44 ) dan Baeti (44).mengalami nasib sial. Pasalnya,
perahu yang dinaiki ketiga nelayan tersebut saat melaut di tabrak kapal tongkang bermuatan batubara menabrak di perairan sebelah utara Pelabuhan Rembang Terminal Sluke tepatnya berjarak 7 Mil dari bibir pantai, Senin siang (12/02).

Berdasarkan informasi yang dihimpun peristiwa bermula perahu nelayan pencari rajungan dari Desa Trahan itu saat mereka tengah mengambil bobo perangkap rajungan. Tiba – tiba dari arah timur melaju kapal tongkang batubara, akan menuju Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Sluke. Perahu nelayan sudah berusaha menghindar, namun karena jarak sudah sangat dekat, tabrakan tak terhindarkan.

Baeti, nelayan asal Desa Trahan menceritakan setelah perahunya tertabrak, ia bersama dua rekannya berusaha menyelamatkan diri. Beruntung, kapal tongkang batubara berjalan pelan, sehingga nelayan yang tercebur bisa berpegangan bagian pinggir kapal dan akhirnya naik ke atas tongkang tersebut. Ia lega semua nelayan selamat.

“Kita ya kaget kok ada tongkang yang mendekat, karena terseret ombak besar kelihatannya. Kok nggak dikasih bel tanda. Kami sudah berusaha motong tali bobo, ingin menghindar. Tapi tetap kena badan kapal tongkang juga. Waktu itu ya berjuang bagaimana bisa selamat, bukan karena ditolong ABK tongkang, “ terangnya

Baeti yang juga Ketua Kelompok Nelayan mengaku akibat kejadian itu ia mengalami kerugiannya ditotal mencapai Rp 133 Juta, terdiri dari sarana perahu, alat tangkap dan mesin.

Pihaknya hari Selasa (13 Februari 2018) sudah berupaya menemui agen pengurus kapal tongkang. Sayangnya cuaca buruk di Laut Jawa, membuat pengurus masih tertahan di dalam kapal, sehingga belum ada pembicaraan menyangkut proses ganti rugi. Ia berharap masalah tersebut dapat diselesaikan.

“Tadi kami berusaha menemui agen, tapi kaptennya belum bisa turun dari kapal. Mesin 3, alat tangkap bobo 800 an hilang semua, semoga ya ada yang tanggung jawab, “ imbuhnya.

Sementara itu, Kasatpol Air Polres Rembang, Iptu Sukamto saat dikonfirmasi mengaku belum menerima laporan kapal tongkang menabrak perahu nelayan asal Trahan tersebut
Beruntung dalam peristiwa itu ketiga nelayan yang tercebur kelaut tersebut selamat sedangkan perahu berukuran sedang yang dinaiki tenggelam dan dikabarkan telah ditemukan di perairan Tuban Jawa Timur. **Hasan Yahya