Tajam News

Kapolrestabes Semarang Ajak Warga Aktif Beri Informasi

Semarang, Mediatajam. Com _ Menyikapi viralnya pemberitaan Kapolrestabes Semarang Kombes. Pol. Abiyoso Seno Aji “Saya halalkan untuk dihakimi secara massa “,bukanlah bentuk ajakan kepada masyarakat untuk main hakim sendiri.

Pernyataan tersebut muncul sebagai empati maraknya kasus geng motor dan begal yang sudsh sangat meresahkan masyarakat. Pada dasarnya ,masyarakat didorong untuk lebih sigap dengan keberadaan Geng Motor.

“Masyarakat didorong untuk tidak ragu-ragu menghubungi pihak berwenang, misalkan dengan menghubungi call center Polrestabes Semarang di 150092”, kata Kapolrestabes Kombes.Pol.Abiyoso Seno Aji saat silaturahmi Kamtibmas pada Rabu (21/02) di aula Mapolrestabes Semarang.

Acara yang berlangsung santai tersebut nampak dihadiri oleh pejabat utama polrestabes, sejumlah Kapolsek di wilayah hukum Polrestabes Semarang, para bloger dan beberapa komunitas di kota semarang.

“Kami berjanji akan memproses seluruh aksi pelanggaran hukum diwilayah hukum Polrestabes Semarang terutama terkait dengan aksi begas dang eng motor tanpa menafikan penindakan aksi kriminalitas lainya. Saya sangat berempati dengan korban genk motor sekaligus mengajak masyarakat memberikan informasi sebanyak-banyaknya kepada kami agar dapat bertugas sebaik mungkin menjaga kondusifnya kota Semarang ini”, tandas Abiyoso.

Menurut Kapolrestabes , bentuk tindakan tegas yang akan diambil lebih ditujukan untuk mengarahkan para anggota aparat kepolisian karena pada dasarnya pengambilan keputusan untuk sebuah tindakan tegas sudah sesuai dengan peraturan Kapolri Nomor 8 Tahun 2009.

Pemberitaan yang beredar terkait pernyataan Kapolrestabes yang lebih menekankan pada sisi kontroversional di khawatirkan memicu penafsiran yang negatif. Tindakan tegas yang diambil aparat kepolisian terhadap aksi begal motor, sudah selayaknya dilakukan jika memang membahayakan sesuai aturan dan tanpa melanggar HAM.

Selain itu diperlukan pula peran serta masyarakat dalam menjaga keamanan dan stabilitas salahsatunya dengan memberikan informasi awal adanya sumber aksi kriminalitas dan potensi pengganggu keamanan. Masyarakat diharapkan tidak melakukan tindakan anarkis dan main hakim sendiri.

Kapolsek Semarang Timur

Terpisah, Kapolsek Semarang Timur Iptu.Agil Widiyas Sampurna,SIK yang ditemui mediatajam.com di ruang kerjanya menyatakan, menindaklanjuti instruksi Kapolrestabes Semarang tersebut jajarannya telah rutin melakukan BLP (Blue Light Patrol) setiap malam di wilayah hukumnya.

“Untuk menekan angka kriminalitas terutama maraknya pelaku pembegalan di wilayah hukum semarang timur, jajaran kami rutin melakukan patroli di wilayah –wilayah yang terpantau rawan”, ungkap kapolsek.

“Dan sesuai  arahan Kapolrestabes, kami juga aktif mensosialisasikan serta mengajak masyarakat untuk mengaktifkan sistem keamanan lingkungan (Siskamling) diwilayah masing-masing, terutama dalam masa menjelang pelaksanaan pilkada ini”, tambahnya.

Agil juga mengingatkan kepada masyarakat khususnya di wilayah Polsek Semarang Timur ini untuk tidak mudah terpancing isu dan menyebarkannya lewat medsos. “mohon jangan mudah terpancing isu tak bertanggung jawab, bila perlu silahkan meminta informasi kepada petugas dan kita siap menerima informasi dari masyarakat sekecil apapun, jangan ragu untuk datang kepada kami. Dan mari kita jaga bersama kondusivitas di wilayah kita”,pungkasnya. **SEFRIN