KENDAL (MediaTajam.com) – Kemeriahan Pawai Karnaval yang digelar di kecamatan Gemuh dalam rangka memperingati HUT RI Ke-74 dan Hari Jadi Kabupaten Kendal ke-414.
Sepanjang jalan hingga depan panggung utama Mapolsek gemuh, Sabtu (24/8/2019) ramai dipadati oleh warga masyarakat dari berbagai wilayah sekitar Gemuh.
Warga masyarakat Kecamatan gemuh tampak padat merayap di sepanjang jalan. Mereka dengan antusias menyaksikan peserta karnaval dari beberapa sekolah dan berbagai elemen masyarakat.
Camat Gemuh M.Fatoni dalam sambutannya mengatakan, Pawai Karnaval di kecamatan Gemuh berlangsung sangat meriah. Kekompakan peserta dari tingkat SD,SMP,SLTA Dan Umum mengikuti Festival karnaval yang rutin setiap tahun di adakan,
Masyarakat dalam kegiatan karnaval tersebut patut dihargai Kepesertaan dan kreativitas mereka sangat membanggakan.

Satu per satu barisan peserta karnaval unjuk kebolehan melewati panggung kehormatan. Mereka beratraksi di hadapan Camat, Forkopimcam dan tamu undangan serta penonton dari berbagai usia.
Salah satu peserta dari Mts Nu 08 gemuh,Kepala sekolah Tin suwairoh mengatakan,menganggat salah satu tema wajah Tikus berdasi begitu besar duduk sambil memegang rokok ,di dorong roda 4 ini,ingin menunjukkan satu contoh kepada warga tentang banyaknya oknum pejabat publik terjerat korupsi.
“Harapan tidak ada lagi oknum pejabat publik tang terjerat korupsi diantaranya sudah di tetapkan KPK dan Pihak Kejaksaan sama Kepolisian,contoh pembelajaran anak didik kami juga kepada masyarakat ketika menjadi pejabat publik harus amanat kepada rakyat”,Katanya sambil memberikan suport anak-anak kontes depan panggung.
Kapolsek Gemuh,AKP.Abdullah umar mengatakan kami mengerahkan semua personil di beberapa titik untuk melakukan rekayasa lalulintas agar warga yang melintas tidak terkena macet,sebelum acara dimulai kita memberikan informasi kepada warga beserta kordinasi dengan pihak terkait akan ada karnaval,katanya
Pesan peserta dan warga tetap jaga dan rawat kebhinekaan agar tidak mudah dipecah belah oleh oknum yang ingin merusak NKRI,Ungkapnya
Di sisi lain ada yang unik juga acara Karnaval, perwakilan dari Desa Sojomerto mengatakan,bendera merah putih sepanjang 20meter terbentang dari mapolsek hingga patung ayam,disitu ada gambaran kebersamaan tokoh lintas agama islam,kristen, hindu, budha, protestan, konghuchu menyanyikan indonesia raya saling bergandengan sejuk rasanya,inilah keberagaman yang sejati,imbuh kapolsek gemuh abdullah umar
Disisilain warga Sedayu indah (38)mengatakan,merasa senang dan terhibur acara karnaval ini ada hikmah yang di petik peserta dengan konstum keanekaragaman dan gaya busana yang ikut meramaikan,”ujarnya dengan wajah gembira.(syifak)


