Tajam News

Kasat Reskrim Polres Blora AKP‎ Heri Dwi Utomo : Kami Belum Terima Laporan Dari Korban

Bupati Blora Bersyukur Pelaku Penipuan ASN Ditangkap

BLORA ,Mediatajam. Com- Seorang oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) berinisial SL dan Oknum Tenaga Kontrak berinisial HR yang bekerja dilingkungan Pemerintah Kabupaten Blora diduga terlibat kasus penipuan dengan modus bisa meloloskan pekerjaan sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN).

Berdasarkan informasi yang dihimpun dalam menjalankan aksinya SL yang saat ini menjabat sebagai Kasubbag TU UPT Terminal Parkir di Dinas Perumahan, Permukiman dan Perhubungan (Dinrumkimhub) dan HR yang bekerja di Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) Kabupaten Blora ini , menjanjikan kepada para korbannya bakal diterima bekerja sebagai PNS tanpa melalui prosedur secara umum dengan meminta sejumlah uang kepada para korbannya sebagai syarat untuk melancarkan upaya lobinya.‎
‎
Kepala Dinas Dinrumkimhub Kabupaten Blora, Samsul Arif saat dikonfirmasi wartawan membenarkan adanya kasus dugaan penipuan yang melibatkan seorang pegawainya. Menurutnya, sudah ada puluhan korban yang telah berupaya mengadukan hal tersebut kepada pihaknya

“Iya benar jika SL adalah pegawai kami terlibat penipuan calo PNS Sudah ada puluhan yang telah datang melaporkan ke kami. Para ‎korban yang datang ke sini rata-rata mengaku sudah menyerahkan uang dengan jumlah bervariasi ada yang 25 juta 40 juta hingga 50 juta ,rupiah “‎ ungkapnya

Terpisah Bupati Blora Djoko Nugroho meminta agar kasus praktik penipuan calon pegawai negeri sipil (CPNS) di Kabupaten Blora yang diduga sudah berlangsung cukup lama itu agar segera diproses dan ditelusuri karena siapa tahu ada oknum lain

Hal itu disampaikan Bupati Joko Nugroho usai memberikan bantuan alsintan kepada kelompok tani di gedung konco tani Jumat (11/5/2018).

“Baguslah kalau sudah tertangkap, sebenarnya saya sudah mengincar sejak lama. Saya minta itu segera diproses”, ucapnya

Saat ditanya mengenai jumlah PNS yang terlibat, bupati mengaku belum mengetahuinya. Bupati mengaku baru menerima laporan ada satu oknum PNS yang terlibat.

” Saya tidak tahu, informasi yang kami terima katanya satu orang. Tapi saya minta ditelusuri siapa tahu ada oknum lain.”tegasnya

Sementara itu Kasat Reskrim Polres Blora, AKP‎ Heri Dwi Utomo saat dikonfirmasi mediatajam melalui pesan whatsapp mengatakan hingga saat ini pihaknya belum menerima adanya laporan terkait kasus penipuan tersebut dari para korban korbannya

“Belum mas ,kami belum terima laporan dari korban “terangnya secara singkat (Hasan Yahya)
‎